Lerai Tawuran di Kaliwungu, Kapolsek dan Anggota Dipukul Pemuda Mabuk

Eddhie Prayitno
pelaku pemukulan kapolsek dan anggota diperiksa di reskrim Polsek Kaliwungu. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama seorang anggotanya menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk saat membubarkan aksi tawuran di Jalan Raya Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Minggu (8/3) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ketika Kapolsek Kaliwungu bersama anggota Polsek Kaliwungu Brigadir Hendry tengah melakukan patroli rutin sekaligus pengamanan tradisi ngangklang menjelang sahur selama bulan Ramadan.

Patroli dilakukan setelah petugas menerima laporan warga terkait adanya dua kelompok pemuda yang diduga akan terlibat tawuran di sekitar depo ban di tikungan Jalan Desa Krajan Kulon.

Saat petugas mendatangi lokasi, sejumlah pemuda terlihat berkumpul di pinggir jalan. Namun ketika diminta membubarkan diri, para pemuda tersebut justru bersikap agresif dan menyerang petugas.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan dirinya bersama anggota sempat dipukul oleh dua pemuda ketika berusaha melerai kelompok yang akan berkelahi.

“Kejadian dini hari tersebut memang benar. Saya dan anggota sempat dipukuli saat berusaha melerai perkelahian dua kelompok pemuda di Desa Krajan Kulon,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu siang.

Ia menjelaskan, awalnya petugas melakukan patroli keliling yang memang rutin dilaksanakan setiap malam, terutama selama Ramadan untuk menjaga keamanan kegiatan masyarakat menjelang sahur.

“Saat patroli kami mendapat informasi terjadi perkelahian dua kelompok pemuda di sekitar depo ban di tikungan jalan Desa Krajan Kulon,” jelasnya.

Ketika petugas berupaya membubarkan kerumunan tersebut, dua pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk justru melakukan pemukulan terhadap anggota polisi.

“Saat kami melerai, salah satu pemuda mendorong anggota saya dan memukulnya. Saya juga sempat kena pukul sekali,” ungkapnya.

Meski sempat terjadi pengeroyokan, petugas berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan dua pemuda yang diduga sebagai pelaku pemukulan.

Kedua pemuda yang diamankan yakni MH (20), warga Dukuh Gambiran, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, dan AF (18), warga Dukuh Kandangan, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu.

“Keduanya sudah kami amankan di Polsek Kaliwungu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Saat diamankan, kedua pemuda tersebut diketahui dalam kondisi mabuk.

Kapolsek menambahkan, sebelumnya tim gabungan dari TNI, Polri, Linmas serta sejumlah organisasi kepemudaan telah melakukan pengamanan di sepanjang Jalan Masjid Kaliwungu mulai dari Perempatan Sawah Jati hingga Pasar Gladak.

Selama pengamanan, situasi di kawasan tersebut sempat terpantau aman dan kondusif. Namun masih ada sebagian warga yang menyalakan petasan dan kucing-kucingan dengan petugas.

“Kalau warga yang menyalakan petasan masih ada yang kucing-kucingan dengan petugas,” katanya.

Tak lama kemudian hujan mengguyur wilayah Kaliwungu sehingga tim gabungan kembali ke pos masing-masing dan masyarakat yang sebelumnya beraktivitas di jalan juga mulai pulang ke rumah.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network