KENDAL,iNewsPantura.id – Proses evakuasi dramatis mewarnai kecelakaan dua truk box di jalur pantura sekitar Alun-alun Kota Kendal, Kamis (7/5/2026). Seorang sopir truk bernama Kambari terjepit di dalam kabin kendaraan setelah truk yang dikemudikannya menabrak truk box di depannya.
Kecelakaan melibatkan truk box bernomor polisi H 8251 HG dengan truk box K 8736 CS yang dikemudikan Ahmat Khumaidi, warga Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati.
Benturan keras membuat bagian depan truk yang dikemudikan Kambari ringsek parah. Kedua kaki korban terhimpit dashboard dan bodi kabin sehingga tidak bisa keluar sendiri dari kendaraan.
Tim rescue Damkar Kendal dan BPBD Kendal yang datang ke lokasi langsung melakukan penyelamatan menggunakan alat Vehicle Accident Rescue (VAR).
Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Petugas harus memotong dan membuka bagian kabin yang penyok untuk membebaskan kaki korban yang terjepit.
Beberapa petugas terlihat berusaha menahan bodi kendaraan agar tidak bergerak saat alat hidrolik digunakan untuk melebarkan kabin truk.
Setelah berjibaku cukup lama, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat dan langsung dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD dr Soewondo Kendal.
Sekretaris Satpolkar Kabupaten Kendal, Iwan Muhtadi, mengatakan proses penyelamatan korban terbantu dengan adanya alat rescue baru yang dimiliki pihaknya.
“Kami baru memiliki alat rescue yang digunakan untuk mempermudah penanganan saat terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Menurutnya, alat tersebut sangat membantu mempercepat proses evakuasi korban yang terjepit kendaraan akibat kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, kernet truk bernama Ugi mengatakan kecelakaan terjadi saat truk yang dikemudikan Kambari melaju dari arah barat. Di depannya terdapat truk lain yang tiba-tiba berhenti.
“Truk depannya berhenti dan truk ini menghindari tapi tidak bisa menghindar hingga menabrak dan oleng ke kanan,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur pantura sekitar Alun-alun Kendal sempat mengalami kemacetan karena banyak pengendara memperlambat kendaraan untuk melihat proses evakuasi.
Saat ini kasus kecelakaan masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Kendal. Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
