Dorong Percepatan Gizi Nasional dan Bangkitkan Ekonomi Desa

Joe Hartoyo
Peresmian SPPG Dusun Ketundan, Desa Butuh, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. iNews

PURWOREJO, iNewsPantura.id — Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus penguatan ekonomi desa kembali mendapat dorongan nyata.

Melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Butuh di Dusun Ketundan, Desa Butuh, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo ekonomi desa akan bangkit.

Peresmian yang berlangsung khidmat ini dihadiri Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setyabudi serta Staf Ahli Badan Gizi Nasional (BGN), Kolonel (Purn) Kuswanto, bersama relawan, mitra yayasan, dan masyarakat setempat.

Ketua Yayasan Bina Generasi Anak Desa, Mad Fauzi, menyampaikan bahwa dapur SPPG Butuh merupakan unit keempat yang berhasil dioperasikan pihaknya. Ia menambahkan, pengembangan dapur SPPG di Kecamatan Butuh terus dilakukan secara bertahap.

“Di Kecamatan Butuh terdapat sekitar tujuh titik dapur SPPG. Saat ini tiga dapur sudah beroperasi, sementara lainnya dalam tahap pengembangan dan persiapan,” ujarnya.

SPPG Butuh ditargetkan melayani sekitar 1.750 penerima manfaat, yang mayoritas berasal dari sejumlah sekolah yang telah menjalin kerja sama, mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Ke depan, program ini juga akan diperluas untuk menjangkau kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, program ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi lokal. Yayasan menggandeng koperasi dan pelaku UMKM di sejumlah desa, seperti Butuh, Lubang, dan Andong, sebagai pemasok bahan pangan.

“Kami ingin program ini memberi dampak ganda, yakni meningkatkan kualitas gizi sekaligus menghidupkan perekonomian desa,” kata Fauzi.

Dari sisi operasional, dapur SPPG Butuh didukung 47 relawan dan tiga tenaga inti profesional. Standar operasional pun ditargetkan mencapai kategori “Grade A” dengan penekanan pada kualitas layanan, higienitas, serta keamanan pangan. Proses sertifikasi halal dan kelayakan dapur juga tengah berjalan dengan melibatkan tenaga ahli dan konsultan terkait.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setyabudi mengapresiasi hadirnya SPPG Butuh sebagai bagian dari percepatan program nasional pemenuhan gizi. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong operasional dapur SPPG secara merata.

“Saat ini cakupan penerima manfaat di Purworejo masih sekitar 50 persen dari target. Kami akan terus mendorong percepatan agar seluruh dapur dapat segera beroperasi optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan aspek pendukung seperti pengelolaan limbah, standar higienitas, serta sertifikasi halal agar program berjalan berkelanjutan dan berkualitas.

Sementara itu, Staf Ahli BGN, Kuswanto, menilai keberadaan dapur SPPG sebagai bagian dari perjuangan kolektif dalam menyiapkan generasi masa depan. Ia menyoroti pentingnya prioritas layanan bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Kelompok ini sangat menentukan kualitas generasi mendatang. Asupan gizi sejak masa kehamilan menjadi kunci lahirnya generasi unggul,” tegasnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini terdapat sekitar 60 dapur SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Purworejo, dengan total mencapai lebih dari 100 unit jika termasuk yang masih dalam proses pembangunan.

Program SPPG merupakan bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang merata. Dengan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, yayasan, relawan, dan masyarakat—program ini diharapkan menjadi fondasi penting menuju terwujudnya generasi emas Indonesia 2045.

Lebih dari sekadar dapur, SPPG Butuh diharapkan menjadi simbol kemandirian desa dalam menjawab tantangan gizi sekaligus penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network