Lima Remaja SMP Jadi Korban Begal Bersenjata di Kaliwungu, Motor dan Ponsel Dirampas

Eddhie Prayitno
ilustrasi

KENDAL, iNewsPantura.id - Lima remaja di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, menjadi korban pembegalan yang dilakukan dua pria tak dikenal bersenjata tajam. Para korban yang masih berstatus pelajar SMP itu kehilangan satu unit sepeda motor dan tiga telepon genggam setelah diancam menggunakan pisau lipat.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Kayu Lapis depan Balai Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Rabu malam. Saat itu kelima korban tengah berboncengan menggunakan dua sepeda motor menuju wilayah Srogo, Kecamatan Brangsong.

Di tengah perjalanan, rombongan korban dihentikan dua pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor. Kedua pelaku kemudian menuduh para korban telah membegal adik salah satu dari mereka.

Situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku mengambil kunci kontak motor korban. Kelima remaja itu lalu digiring menuju depan Kantor Kepala Desa Mororejo.

Sesampainya di lokasi, pelaku mengeluarkan sebilah pisau lipat dan mengancam korban agar menuruti perintah mereka. Karena takut, korban tidak berani melawan saat tiga unit handphone dan satu sepeda motor dirampas pelaku.

Korban juga sempat diancam akan dibawa ke kantor polisi jika tidak mengikuti perintah pelaku.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mencari petunjuk dari sejumlah rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Menurutnya, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk membantu proses pencarian pelaku.

“Pencarian terhadap dua terduga pelaku dilakukan melalui keterangan para saksi dan informasi lain yang sedang kami dalami,” lanjutnya.

Hingga kini, aparat dari Polsek Kaliwungu masih memburu kedua pelaku yang identitasnya belum diketahui.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya remaja, agar lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari dan menghindari lokasi sepi guna meminimalkan risiko tindak kriminalitas.

Kapolsek juga mengingatkan para orang tua untuk tidak memberikan izin kepada anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor.

“Karena lima korban itu semua masih di bawah umur, rata-rata usia SMP,” pungkasnya.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network