KENDAL,iNewsPantura.id – Warga Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, kini mulai memanfaatkan sampah plastik sebagai tabungan bernilai ekonomi. Melalui program tabungan sampah di TPS 3R KMP Rejo Mulyo, warga dapat menukarkan hasil tabungan dengan uang bahkan emas.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat sejak mulai berjalan pada Januari 2026. Setiap hari Jumat pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, warga datang membawa sampah plastik yang sebelumnya telah dipilah dari rumah untuk ditabung di TPS 3R.
Sampah yang disetorkan kemudian ditimbang dan dicatat sebagai saldo tabungan masing-masing nasabah. Hingga saat ini tercatat sekitar 180 warga telah bergabung dalam program tersebut.
Dari jumlah itu, total sampah plastik yang berhasil terkumpul mencapai sekitar 1 ton 3 kuintal.
Salah satu warga, Siti Amanah, mengaku rutin mengumpulkan sampah plastik rumah tangga untuk ditabung. Bahkan hingga kini dirinya telah mengumpulkan sekitar 25 kilogram sampah plastik.
Menurutnya, program tersebut membuat warga lebih semangat memilah sampah karena selain membantu menjaga lingkungan, juga memberikan manfaat ekonomi.
Ketua TPS 3R Rejo Mulyo Desa Margorejo, Sunoto, mengatakan sampah plastik yang terkumpul nantinya dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan petasol.
Untuk menarik minat masyarakat, pengelola juga memberikan opsi penukaran hasil tabungan dalam bentuk emas.
“Harapannya masyarakat semakin sadar bahwa sampah masih punya nilai ekonomi kalau dikelola dengan baik,” ujarnya.
Program tabungan sampah tersebut dinilai tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
