WONOSOBO ,iNewsPantura.id – Pemerintah terus memacu penyelesaian pembangunan 93 Sekolah Rakyat (SR) di seluruh Indonesia. Meski ditargetkan rampung pada Juni mendatang, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa sekitar 20 sekolah di antaranya sempat mengalami kendala dalam progres pembangunannya.
Hal tersebut disampaikan Dody saat meninjau langsung proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026).
*Upayakan Solusi Percepatan*
Dody menjelaskan bahwa Kementerian PU bersama pihak terkait tengah bergerak cepat mencari solusi untuk mengatasi keterlambatan pada 20 titik sekolah tersebut. Langkah ini diambil guna memastikan proyek strategis ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Kami terus mengupayakan solusi demi percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang sempat tersendat. Kami tetap optimis seluruh pembangunan akan rampung sesuai target yang ditetapkan Bapak Presiden," ujar Dody di sela-sela tinjauannya.
*Progres Sekolah Rakyat di Wonosobo*
Khusus untuk wilayah Wonosobo, progres pembangunan saat ini telah mencapai angka sekitar 40 persen. Sebelumnya, proyek ini sempat terganjal masalah pembebasan lahan yang sebagian dikelola oleh masyarakat setempat. Namun, Dody memastikan bahwa kendala administratif dan lahan tersebut kini telah berhasil diselesaikan.
Site Manager Project SR Wonosobo, Fedik Hutahaean, menambahkan bahwa pihaknya telah menambah kekuatan personel dan armada untuk mengejar target.
"Saat ini pengerjaan dikebut dengan dukungan 1.200 pekerja. Kami juga melakukan penambahan alat berat di lapangan demi percepatan pembangunan," jelas Fedik.
*Fasilitas Lengkap di Atas 5 Hektare*
Sekolah Rakyat Wonosobo dibangun di atas lahan seluas lima hektare. Proyek ambisius ini mencakup pembangunan 28 gedung yang terdiri dari ruang kelas belajar, asrama siswa, kantin dan area olahraga terpadu.
Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang operasional sekolah yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juni mendatang. Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara merata di berbagai pelosok Indonesia.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
