Ditinggal Suami Meninggal, Warga Tirto Bertahan Hidupi Anak dari Bengkel Kecil

Suryo Sukarno
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada keluarga almarhum Andi Suseno, peserta BPJS Ketenagakerjaan, Tirto, Kabupaten Pekalongan. (Foto : iNewsPantura.id/ Suryo S).

PEKALONGAN, iNewsPantura.id – Duka mendalam masih dirasakan Nasocha (49), warga Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, setelah sang suami, Andi Suseno (47), meninggal dunia secara mendadak. Di tengah kehilangan sosok kepala keluarga sekaligus penopang ekonomi rumah tangga, ia kini harus berjuang melanjutkan usaha dan membiayai pendidikan putri semata wayangnya yang masih berusia 10 tahun.

Namun di tengah situasi berat tersebut, secercah harapan datang melalui santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp42.183.570 yang diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Widhi Asri Apllia Nia.

Santunan diberikan kepada Nasocha sebagai ahli waris almarhum Andi Suseno, warga Desa Mulyorejo RT 09 RW 03, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Widhi mengatakan, santunan jaminan kematian tersebut merupakan bentuk perlindungan negara bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan keluarganya saat menghadapi risiko kehilangan pencari nafkah.

“BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan kepada peserta dan keluarganya. Santunan ini diharapkan dapat membantu keberlangsungan ekonomi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Nasocha mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, santunan akan digunakan untuk biaya pendidikan putrinya, Fatin Sahira Nisa, serta mempertahankan usaha keluarga yang selama ini dijalankan bersama suami.

Sebelum sang suami meninggal, keluarga ini menjalankan usaha bengkel sepeda motor, toko sparepart motor, hingga toko mainan anak-anak. Kini usaha bengkel tetap diteruskan oleh Nasocha dengan bantuan seorang pekerja menggunakan sistem bagi hasil.

Sementara itu, Faid Anwar Manager Bisnis Mikro BRI menyebut almarhum merupakan agen BRILink sekaligus peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi pelaku usaha mikro maupun pekerja mandiri karena dapat menjadi penopang keluarga saat risiko kehidupan terjadi.

“Beliau merupakan agen BRILink dan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi bukti bahwa perlindungan sosial sangat penting bagi pekerja sektor informal maupun pelaku usaha kecil,” katanya.

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network