SALATIGA, iNewsPantura.id – Perkembangan dunia digital membuka ruang baru bagi masyarakat untuk berkarya sekaligus menciptakan peluang ekonomi. Melihat potensi tersebut, Pemerintah Kota Salatiga mendorong lahirnya generasi kreatif melalui Pelatihan Konten Kreator dan Afiliator yang digelar Paguyuban Warga Salatiga (PAWARSA) bersama Folago Academy.
Pelatihan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., berlangsung di Ruang Kaloka Lantai 4 Setda Kota Salatiga, Rabu (24/6/2026). Kegiatan selama dua hari, 24–25 Juni 2026, ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang ekonomi digital.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Salatiga Drs. Muthoin, M.Si., perwakilan Zurich Asuransi Indonesia, serta tim Folago Academy.
Dalam sambutannya, Wali Kota Robby mengatakan transformasi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja dan membuka peluang baru yang sebelumnya tidak banyak dikenal. Menurutnya, profesi sebagai konten kreator maupun afiliator kini menjadi salah satu bidang yang memiliki potensi besar apabila dikelola dengan kreativitas dan tanggung jawab.
“Di era digital ini, peluang kerja terbuka sangat luas. Melalui pelatihan ini saya berharap lahir konten kreator dan afiliator yang kreatif, bertanggung jawab, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mempromosikan potensi Kota Salatiga,” ujar Robby.
Ia menilai kemampuan membuat konten bukan hanya tentang menghasilkan tayangan menarik, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan yang positif, membangun kepercayaan publik, dan mengangkat potensi lokal.
Menurutnya, dengan kemampuan storytelling yang baik, para kreator digital dapat menjadi penghubung antara produk lokal, pelaku UMKM, sektor pariwisata, dan masyarakat luas.
“Konten yang baik tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Eko Soeratmanto menjelaskan pelatihan ini dirancang tidak berhenti pada pembekalan teori dan praktik selama kegiatan berlangsung. Peserta juga akan mendapatkan pendampingan lanjutan melalui komunitas yang akan dimonitor oleh Folago Academy.
“Tujuannya mencetak konten kreator yang kompeten, mandiri secara ekonomi, dan mampu memanfaatkan media digital secara bertanggung jawab,” jelas Eko.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai kemampuan mulai dari pembuatan ide konten, teknik produksi, pengelolaan media digital, hingga pemanfaatan peluang afiliator sebagai salah satu model bisnis di era digital.
Wali Kota Robby juga memberikan apresiasi kepada PAWARSA yang selama ini aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Tidak hanya bergerak dalam kegiatan sosial, PAWARSA juga berkontribusi dalam pendampingan penanganan stunting, pengembangan UMKM, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Salatiga.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Salatiga berharap semakin banyak masyarakat yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara produktif. Para kreator yang lahir dari pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak baru ekonomi kreatif, sekaligus membantu mengenalkan potensi Salatiga lebih luas melalui dunia digital.
Dari tangan-tangan kreatif masyarakat, ruang digital diharapkan tidak hanya menjadi tempat berbagi informasi, tetapi juga menjadi pintu menuju peluang usaha dan kemandirian ekonomi.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
