PEMALANG, iNewspantura.id – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang. Sumur-sumur warga di Kecamatan Pulosari dan Belik dilaporkan mengering, memaksa masyarakat bergantung pada bantuan air bersih dari pemerintah.
Pemandangan deretan jeriken warna-warni yang berjajar di tepi jalan menjadi potret nyata perjuangan warga mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Di tengah teriknya matahari, warga rela mengantre demi memperoleh pasokan air bersih yang didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang.
Sejak pagi, petugas BPBD turun langsung ke lapangan menyalurkan ribuan liter air bersih dari rumah ke rumah. Bantuan tersebut menjadi harapan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan minum, memasak, mandi hingga mencuci.
Kepala Pelaksana BPBD Pemalang, Agus Ikmaluddin, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sebagai langkah tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
"BPBD secara rutin memetakan wilayah yang paling membutuhkan dan siap mengirimkan pasokan air setiap hari hingga musim kemarau berakhir. Saat ini kami mendistribusikan satu tangki berkapasitas 4.000 liter di RT 001 RW 002 Dusun Gunungkembang, Desa Gombong, Kecamatan Belik," ujar Agus, Kamis (25/6/2026).
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
