Yonif Teritorial Jadi Motor Pertahanan dan Ekonomi, Pangdam Tinjau Progres Pembangunan

Joe Hartoyo
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat meninjau pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan yang diproyeksikan memperkuat pertahanan dan ekonomi lokal. Foto : iNewsPantura.id/ Joe H

KEBUMEN ,iNewsPantura.id – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat, meninjau langsung progres pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di sejumlah wilayah Jawa Tengah, Rabu (15/7/2026). Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan satuan baru berjalan sesuai target sekaligus memperkuat sistem pertahanan wilayah dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Rangkaian peninjauan dimulai dari Kabupaten Temanggung, kemudian berlanjut ke Kabupaten Kebumen, Purworejo, hingga Klaten. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro.

Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat menegaskan, pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan program strategis TNI AD yang tidak hanya berorientasi pada penguatan pertahanan negara, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Saat ini, Kodam IV/Diponegoro menargetkan pembentukan 40 Yonif Teritorial Pembangunan. Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 29 batalyon telah dibangun dan diharapkan seluruh kabupaten di wilayah Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta nantinya memiliki satu Yonif Teritorial Pembangunan.

"Kami berharap setiap kabupaten memiliki satu batalyon sehingga sistem pertahanan wilayah semakin kuat sekaligus mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan," ujar Pangdam.

Menurutnya, kehadiran Yonif TP akan menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondisi wilayah yang aman menjadi fondasi utama bagi tumbuhnya investasi, aktivitas ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain memperkuat aspek pertahanan, pembangunan Yonif TP juga diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi baru di daerah. Salah satu contohnya adalah pembangunan Yonif TP di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, yang diproyeksikan akan membuka berbagai peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

"Daerah yang sebelumnya relatif sepi akan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi. Masyarakat dapat membuka usaha kuliner, laundry, jasa jahit, toko kebutuhan sehari-hari, hingga berbagai sektor usaha lainnya untuk memenuhi kebutuhan prajurit beserta keluarganya," jelasnya.

Pangdam memperkirakan dampak ekonomi dari keberadaan satu batalyon sangat besar. Dengan kekuatan sekitar 500 personel dan rata-rata pengeluaran belanja bulanan sekitar Rp3 juta per prajurit, sedikitnya Rp1,5 miliar per bulan diperkirakan akan berputar di wilayah sekitar markas batalyon.

"Perputaran ekonomi ini akan memberikan efek berganda bagi masyarakat. Kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan bukan hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pangdam menjelaskan bahwa Yonif Teritorial Pembangunan tetap merupakan satuan tempur infanteri yang memiliki kesiapan tinggi dalam melaksanakan berbagai operasi militer, termasuk penugasan di wilayah operasi seperti Papua maupun daerah lain sesuai kebutuhan negara.

Di sisi lain, prajurit Yonif TP juga dibekali kemampuan teritorial untuk mendukung program pembangunan pemerintah, pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui berbagai kegiatan produktif di wilayah binaan.

"Dengan kemampuan tempur dan kemampuan teritorial yang dimiliki, Yonif Teritorial Pembangunan diharapkan mampu menjadi kekuatan pertahanan yang profesional sekaligus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional," pungkas Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat.

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network