Wakapolri Resmikan Pembenahan Fasilitas Akpol, Alumni 96 Ikut Berkontribusi

Wisnu Wardhana
Peletakan batu pertama pembangunan fasilitas di Akpol Semarang. dokumen

SEMARANG, iNewsPantura.id – Akademi Kepolisian (Akpol) terus melakukan pembenahan dan modernisasi fasilitas pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pembentukan calon perwira Polri.

Pembenahan tersebut ditandai dengan renovasi ruang makan taruna, pembangunan fasad Resimen Taruna, hingga peresmian laboratorium komputer. Dalam prosesnya, alumni Akpol turut berkontribusi mendukung pengembangan fasilitas pendidikan di lingkungan Akpol.

Salah satunya dilakukan Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya yang turut mengambil bagian dengan membangun dapur taruna beserta berbagai perlengkapannya.

Rangkaian pembenahan fasilitas tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama renovasi oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo di Akpol, Kota Semarang..

“Pengembangan fasilitas Akpol merupakan bagian dari gagasan modernisasi yang makin diperkuat sejak tahun 2024, termasuk melalui pembelajaran dari pengelolaan fasilitas di Akademi Militer,” kata Komjen Dedi di lokasi acara.

Renovasi ruang makan diarahkan agar mampu memenuhi kebutuhan taruna yang jumlahnya dapat mencapai 1.000 orang. Sementara itu, desain fasad dan sejumlah fasilitas lainnya diselaraskan untuk memperkuat karakter serta identitas Akpol.

“Pembenahan dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter khas Akpol, mulai dari gerbang, Gedung Gubernur, ruang makan, hingga fasilitas taruna,” lanjut Komjen Dedi.

Ketua Alumni Akpol 1996 Batalyon Wira Satya, Brigjen Pol. Budhi Herdi Susianto, mengatakan kontribusi yang dilakukan angkatannya merupakan bentuk dukungan aktif alumni terhadap pembenahan dan modernisasi fasilitas di Akpol.

“Kami ambil bagian bangun dapur dengan segala isinya. Seizin ketua pembina angkatan kami, Bapak Kapolda Jateng (Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo), kami sepakat untuk membantu membangun Akpol, khususnya dapur Akpol hingga selesai,” kata Brigjen Budhi.

Menurutnya, kontribusi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab alumni terhadap almamater sekaligus wujud nilai yang mereka peroleh selama menjalani pendidikan di Akpol.

“Jadi kami tidak akan lari dari tanggung jawab, karena kami diajarkan oleh pengasuh-pengasuh kami yang luar biasa,” ujarnya.

Pengembangan Akpol tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik, tetapi juga diarahkan pada transformasi pendidikan melalui digitalisasi, penerapan kelas tematik, penguatan pendidikan vokasi, serta peningkatan praktik dan pengalaman lapangan.

Perubahan tersebut diarahkan untuk membentuk lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan analisis dan pemecahan masalah, serta siap menjadi the next leader di lingkungan Polri.

“Taruna dipersiapkan untuk memahami secara langsung berbagai persoalan kepolisian di tingkat kewilayahan, khususnya di Polsek yang menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” tandas Komjen Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya meritokrasi, kompetensi, dan pengalaman lapangan dalam mempersiapkan calon pemimpin Polri di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kalemdiklat Polri, Gubernur Akpol, para pejabat utama Lemdiklat Polri, pejabat utama Akpol, perwakilan Alumni Akpol 1996, Alumni Akpol 2001, serta perwakilan Alumni Akpol 2013.

Alumni Akpol 2001 turut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas kepolisian, sedangkan Alumni Akpol 2013 berkontribusi dalam penyediaan dan penyempurnaan laboratorium komputer di lingkungan Akpol.

 

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network