Tak Perlu ke Rumah Sakit, Dokter Spesialis Keliling Sambangi Desa di Kendal

Eddhie Prayitno
Warga antusias periksa kesehatan di program Spelling yang dilaksanakan di Desa Wungurejo Ringinarum. Eddie prayitno/iNews

 

 

KENDAL,iNewsPantura.id – Layanan dokter spesialis di Kabupaten Kendal mulai dilakukan dengan pola jemput bola. Melalui program Spesialis Keliling (Spelling), dokter diterjunkan langsung ke desa untuk mendekatkan akses pemeriksaan sekaligus memetakan persoalan kesehatan masyarakat.

Sepanjang 2026, Spelling telah menyambangi 44 desa. Dari target 56 desa hingga akhir tahun, masih terdapat 12 desa yang menjadi sasaran pelayanan.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, Spelling merupakan kolaborasi pemerintah dengan menghadirkan konsep rumah sakit berjalan di tengah masyarakat. Program tersebut diharapkan membuka akses layanan spesialis bagi warga yang kesulitan mendapatkan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

“Ini kegiatan yang ke-44 di tahun 2026. Target tahun ini 56 desa, sehingga masih kurang 12 desa lagi,” ujar Dyah saat Spelling di Desa Wungurejo, Kecamatan Ringinarum, Selasa (15/9).

Menurutnya, jenis dokter spesialis yang diterjunkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Layanan dapat melibatkan dokter spesialis kandungan, anak, penyakit dalam, jiwa, mata hingga saraf.

Di Desa Wungurejo, pelayanan diarahkan untuk mendukung penurunan stunting dengan menghadirkan dokter spesialis anak dan saraf. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mendeteksi persoalan kesehatan lebih dini sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

“Harapannya pelayanan kesehatan semakin menjangkau masyarakat. Lebih baik menjaga daripada mengobati,” tegasnya.

Ketua MPKU PDM Kendal Taufik Husein mengatakan, Spelling bukan sekadar memberikan pengobatan gratis. Hasil pemeriksaan juga menjadi bagian dari pemetaan penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat.

“Tidak hanya kuratif, tetapi preventif juga penting. Dari Spelling ini bisa diketahui penyakit apa yang paling banyak diderita masyarakat Kendal,” katanya.

Data pasien, jenis penyakit, serta kebutuhan layanan selanjutnya dapat disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kendal sebagai bahan penyusunan kebijakan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Desa Wungurejo Paminto Harjoari menyebut antusiasme warga cukup tinggi. Lebih dari 100 warga mengikuti pemeriksaan dokter spesialis secara gratis.

“Warga sangat antusias memanfaatkan pemeriksaan ini,” ujarnya. Menurut dia, layanan tersebut membantu warga yang terkendala biaya untuk memeriksakan kesehatan ke rumah sakit.

Dengan pola pelayanan langsung ke desa, Spelling diharapkan tidak hanya memperluas akses pengobatan, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit di masyarakat.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network