PURWOREJO,iNewsPantura.id – Sebanyak 28 desa di Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, memamerkan beragam potensi unggulan masyarakat dalam Bener Expo 2026. Mulai dari hasil peternakan, perikanan, perkebunan, kerajinan hingga aneka produk kreatif dan inovatif ditampilkan dalam ajang yang berlangsung di Lapangan Kalinongko, 18-20 September.
Mengusung tema “Bener Bangkit, Berdaya, Kreatif dan Inovatif”, kegiatan tahunan tersebut dibuka Bupati Purworejo Yuli Hastuti pada Jumat (18/9/2026).
Bener Expo menjadi ruang bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Tidak hanya bagi warga Bener, tetapi juga masyarakat dari wilayah lain.
Bupati Yuli Hastuti mengatakan, potensi lokal perlu terus didorong agar memiliki jangkauan pasar lebih luas. Pameran dapat menjadi salah satu pintu untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon konsumen maupun jejaring usaha.
“Produk lokal masyarakat dapat dikenal lebih luas, tidak hanya di Bener, tetapi juga di kecamatan lain bahkan sampai luar kota. Pada saat yang sama, kegiatan ini juga membuka peluang untuk pemesanan dan membangun jejaring usaha,” ujarnya.
Menurut Yuli, memperkenalkan produk saja tidak cukup. Pelaku usaha harus terus melakukan pembenahan, terutama dalam menjaga kualitas dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar.
“Terus jaga kualitas produk, tingkatkan kreativitas, dan jangan berhenti berinovasi agar usaha semakin berkembang,” pesannya.
Dukungan terhadap produk lokal juga membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai konsumen. Semakin banyak produk daerah digunakan dan dibeli, semakin besar pula peluang perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
“Mari kita ikut memberikan dukungan dengan menggunakan produk-produk lokal. Dengan begitu kegiatan ekonomi dapat terus bergerak dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Yuli.
Camat Bener Bambang Surtianto mengatakan, Bener Expo tidak sekadar menjadi tempat memajang produk. Kegiatan tersebut dirancang untuk menunjukkan potensi yang dimiliki 28 desa sekaligus mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk.
“Bener Expo ini bukan hanya sekadar pameran, namun merupakan potensi Kecamatan Bener. Mudah-mudahan seluruh masyarakat dan UMKM dapat meningkatkan produk-produk unggulannya,” jelasnya.
Menurut Bambang, keterlibatan seluruh desa menunjukkan beragamnya sumber daya dan kreativitas masyarakat Bener. Potensi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pameran, tetapi dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Bupati Yuli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah. Kerja sama diperlukan agar pengembangan produk lokal dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Dengan demikian, Bener Expo diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan potensi desa dengan peluang pasar sekaligus mendorong masyarakat semakin percaya diri mengembangkan produk lokal.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
