BANYUMAS,iNewsPantura.id – Federasi Gymnastic Indonesia (FGI) Cabang Banyumas menyiapkan 10 atlet untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Mengandalkan latihan intensif, kekuatan fisik, serta pengalaman bertanding, Banyumas membidik sembilan medali, terdiri atas tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Para atlet kini menjalani pemusatan latihan atau sentralisasi selama 21 hari di Dominik Hotel bersama sejumlah cabang olahraga lainnya.
Kepala Pelatih FGI Cabang Banyumas, Harining Suprianti, mengatakan latihan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan fisik sekaligus mematangkan teknik para atlet sebelum menghadapi persaingan tingkat provinsi.
“Latihan difokuskan pada peningkatan fleksibilitas, kekuatan otot, kelincahan, serta penyempurnaan teknik untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi,” ujar Harining.
FGI Banyumas akan turun di tiga disiplin, yakni aerobik, artistik, dan ritmik. Untuk disiplin artistik, pertandingan dijadwalkan berlangsung di Kota Pati. Sementara nomor aerobik dan ritmik digelar di Semarang pada 20-29 Oktober 2026, sebelum pembukaan Porprov di Semarang.
Salah satu atlet yang menjadi tumpuan Banyumas adalah Noura Filia Puspita (15). Siswi SMK Telkom Purwokerto tersebut telah menekuni senam aerobik selama sembilan tahun.
Pada Porprov 2026, Noura akan turun di kategori trio bersama Shafa Keinya Kencanadewi Rahardian (16) dan Malya Athiyyah R. (16).
Bagi Noura, persiapan menghadapi pertandingan tidak hanya soal menghafal gerakan. Kekompakan tim, stamina, hingga ketepatan setiap detail koreografi menjadi bagian penting dari latihan.
“Pelatihan sehari tiga jam. Saya pernah ikut Porprov Pati Raya 2023 kategori Trio Aerobic Gymnastic dan berhasil meraih medali perak,” kata Noura.
Pengalaman meraih perak pada Porprov sebelumnya menjadi modal bagi Noura untuk mengejar hasil lebih tinggi tahun ini.
Selain nomor trio, Banyumas juga mengandalkan Ardiansyah di nomor single putra aerobic gymnastic. Ia juga akan berpasangan dengan Malya Athiyyah R. pada nomor mix pair.
Ardiansyah bukan pendatang baru di ajang Porprov. Pengalamannya pada kompetisi sebelumnya menjadi bekal untuk menghadapi persaingan tahun ini.
“Saya pernah memperkuat cabor ini saat Porprov lalu. Target tahun ini saya memperoleh perak,” ujarnya.
Aerobic gymnastic menuntut atlet menggabungkan gerakan aerobik dengan unsur artistik dan akrobatik. Selain stamina, atlet membutuhkan kekuatan, koordinasi tubuh, kelenturan, serta kemampuan menampilkan rangkaian gerakan secara presisi dan bertenaga.
Sementara itu, Fredela Metica Berliana Putri menjadi salah satu andalan Banyumas di nomor single putri aerobic gymnastic. Saat ini, ia menjalani pelatihan di Jakarta untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi Porprov.
Harapan juga disematkan kepada atlet putra Banyumas yang akan bertanding di disiplin artistic gymnastic.
Dengan persiapan intensif selama sentralisasi dan pengalaman para atlet di berbagai kompetisi, FGI Banyumas optimistis target tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu dapat direalisasikan.
Bagi para atlet, Porprov bukan sekadar pertarungan mengejar medali. Di balik setiap gerakan di arena, terdapat latihan panjang, kedisiplinan, ketahanan fisik, serta keberanian untuk tampil maksimal membawa nama Banyumas.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
