Wabup Jepara Pimpin Doa Bersama untuk Almarhumah Syabila

Alip Sutarto
Pemakaman atlet selam Jepara yang meninggal dunia saat ikut Porprov Jateng. dokumen

JEPARA,iNewPantura.id – Duka menyelimuti dunia olahraga Kabupaten Jepara. Syabila Rizkia Putri Raharja, atlet selam berusia 22 tahun yang sukses mempersembahkan dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, berpulang setelah mengalami insiden saat mengikuti pertandingan selam laut.

Kepergian atlet asal Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, itu meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan sesama atlet, serta masyarakat yang bangga atas prestasinya. Di tengah duka tersebut, dua medali emas yang diraihnya menjadi bukti perjuangan dan pengabdian Syabila untuk daerah kelahirannya.

Pemerintah Kabupaten Jepara menyampaikan belasungkawa atas kepergian atlet berprestasi tersebut. Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar memimpin tahlil dan doa bersama di rumah duka di Kelurahan Pengkol, Minggu (25/10/2026). Ia hadir mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo, didampingi Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar dan jajaran organisasi perangkat daerah.

Suasana haru menyelimuti rumah duka saat rombongan pemerintah daerah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, terutama ayah almarhumah, Ajar Tri Raharja.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ananda Syabila. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Muhammad Ibnu Hajar, yang akrab disapa Gus Hajar.

Bagi Jepara, Syabila bukan sekadar atlet yang berlaga di arena olahraga. Ia merupakan salah satu penyumbang prestasi bagi kontingen daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi.

Dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026, Syabila berhasil meraih dua medali emas pada nomor kolam putri 100 meter dan 200 meter bifins. Capaian tersebut menjadi hasil dari perjuangan dan dedikasinya dalam cabang olahraga selam.

Gus Hajar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Syabila yang telah mengharumkan nama Jepara. Prestasi yang ditorehkan almarhumah diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya.

“Terima kasih atas perjuangan dan pengabdian ananda Syabila untuk Jepara. Dua medali emas yang dipersembahkan menjadi kebanggaan bagi daerah dan akan selalu kami kenang. Semoga semangat juangnya menjadi inspirasi bagi atlet-atlet Jepara lainnya,” katanya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara, Miftah Arifin, juga menyampaikan duka cita atas kehilangan salah satu atlet terbaik daerah tersebut. Menurut dia, Syabila merupakan bagian penting dari perjuangan kontingen Jepara dalam Porprov Jawa Tengah 2026.

“Atas nama keluarga besar KONI Kabupaten Jepara, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Syabila Rizkia Putri Raharja. Kami kehilangan salah satu atlet terbaik yang telah berjuang dan memberikan kebanggaan bagi Jepara,” ungkap Miftah.

Berdasarkan kronologi yang telah dikonfirmasi pihak berwenang dan keluarga, Syabila memulai pertandingan selam laut sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 09.20 WIB, ia dilaporkan tenggelam dan mendapat pertolongan dari petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bertugas di lokasi.

Setelah dievakuasi ke darat dalam kondisi tidak sadarkan diri, Syabila mendapatkan pertolongan dan resusitasi dari tim medis asal Semarang dan Jepara, termasuk tim Mayong II. Ia selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit KSH untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Namun, upaya medis tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Pada pukul 10.00 WIB, tim medis menyatakan Syabila meninggal dunia.

Kepergian Syabila meninggalkan duka yang mendalam, tetapi prestasi yang telah diraihnya akan tetap dikenang. Dua medali emas Porprov menjadi catatan penting dalam perjalanan olahraga Jepara sekaligus pengingat atas perjuangan seorang atlet muda yang telah memberikan kemampuan terbaiknya untuk daerah.

Kini, kebanggaan atas prestasi Syabila berpadu dengan kehilangan yang dirasakan keluarga dan masyarakat. Nama serta pengabdiannya akan tetap menjadi bagian dari perjalanan olahraga Kabupaten Jepara.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network