“Timnas kita terus mengalami kemunduran usai kalah 1-2 melawan Indonesia, penampilannya sangat buruk. Timnas Indonesia yang menyia-nyiakan peluang nyaris menang telak,” tulis Al-Anba, dilansir Kamis (9/6/2022).
“KFA harus turun tangan memperbaiki situasi sebelum dua pertandingan sisa, meski harus memecat pelatih. Permainan Kuwait rusak dan acak-acakan,” sambung laporan tersebut.
Timnas Indonesia vs Kuwait
Al-Anba juga menulis Timnas Indonesia sejatinya bisa menang dengan selisih dua gol. Lini belakang Timnas Kuwait menjadi sorotan usai berkali-kali menjadi bulan-bulanan pasukan Shin Tae-yong.
“Akibat buruknya lini pertahanan tim kami, di awal babak kedua, Rachmat Irianto berhasil menyambar bola dan menembakannya ke gawang,” lanjut laporan mereka.
“Mereka (Timnas Kuwait) menyerang dari segala lini, tapi usaha mereka sia-sia. Sebaliknya, serangan balik Timnas Indonesia berbahaya dan hampir mencetak gol ketiga karena kekacauan penampilan kami,” tegas Al-Anba.
Semenjak membesut Kuwait pada Maret 2022, Viteszlav Lavicka memiliki catatan buruk. Dari empat pertandingan, ia hanya membawa Kuwait meraup satu menang, satu imbang dan dua kalah.
Editor : Hadi Widodo
Artikel Terkait