Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Proyek Panas Bumi Dieng Didorong Berdampak ke Warga
Advertisement . Scroll to see content

Miliki Kapasitas 2.175,7 MW, Panas Bumi Indonesia Peringkat Dua Dunia

Sabtu, 18 Maret 2023 | 15:22 WIB
  • author Hadi Widodo
Miliki Kapasitas 2.175,7 MW, Panas Bumi Indonesia Peringkat Dua Dunia
Miliki Kapasitas 2.175,7 MW, Panas Bumi Indonesia Peringkat Dua Dunia

“Pekerjaan yang konsisten dengan para ahli independen membuat pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk semua personel O&M,” paparnya.

Proyek pembangkit listrik panas bumi memang berpotensi menjadi pendorong utama dalam transisi energi dari fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT). 

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Yudha, menjelaskan industri panas bumi memang memerlukan waktu yang panjang pada proses eksplorasi dan produksinya. Namun, hasilnya dapat membantu kehidupan masa mendatang. 

“Urgensi global dalam mengembangkan energi bersih dan hijau menjadikan panas bumi dapat menjadi kunci dalam mencapai target untuk mengembangkan green economy melalui green energy dan green industry, juga dukungan bagi Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060,” katanya. 

Dia mencontohkan, penggunaan energi geothermal yang dimanfaatkan menjadi energi listrik. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sepanjang 2022 konsumsi listrik per kapita di Indonesia mencapai angka 1.173 kilowatt hour (KWh), atau naik 4,45 persen jika dibandingkan 2021 sebesar 1.123 kWh.

Kemudian, bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional hingga tahun 2022 tercatat 14,11 persen, naik 13,65 persen dari realisasi 2021.

Kapasitas terpasang pembangkit listrik di Indonesia mencapai 81,2 gigawatt (GW) di 2022, dengan PLTG/GU/MG sebesar 21,6 GW, baru kemudian pembangkit listrik EBT sebesar 12,5 GW (PLTA sebanyak 6,6 GW, PLTP 2,3 GW, dan bioenergi sebesar 3 GW).

Editor: Hadi Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut