Semangat Kemerdekaan Untuk Ojol dan Anak Panti Hingga Bantuan Korban Gempa NTT
BANYUMAS, iNewsPantura.id — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat, termasuk kelompok pekerja dan anak-anak panti asuhan. Sejumlah kegiatan sosial digelar serentak di tujuh titik di Jawa Tengah dan DIY pada 17 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari veteran, pengemudi ojek online (ojol), hingga anak-anak panti asuhan. Selain berbagi dengan masyarakat di wilayah kegiatan, semangat solidaritas juga diarahkan kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu kegiatan yang digelar adalah Tebus Murah Paket Sembako. Paket sembako senilai Rp150 ribu dapat diperoleh masyarakat dengan harga Rp100 ribu. Selisih dan hasil penjualan program tersebut selanjutnya disalurkan sebagai donasi untuk membantu korban bencana gempa bumi di NTT.
Program tebus murah tersebut berlangsung di tujuh lokasi, yakni dua titik di Kota Semarang, serta masing-masing satu titik di Kota Tegal, Banyumas, Kota Yogyakarta, Sukoharjo, dan Sragen.
Di Banyumas, kegiatan dipusatkan di wilayah Purwokerto dengan menyasar pengemudi ojol dan anak-anak panti asuhan. Sebanyak 20 pengemudi ojol menerima e-voucher bahan bakar minyak (BBM) sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membantu mobilitas masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, 15 anak yatim atau penghuni panti asuhan menerima santunan, tas, dan perlengkapan alat tulis. Kegiatan juga diisi dengan permainan berhadiah yang dapat diikuti pelanggan.
Salah seorang pengemudi ojol penerima manfaat, Rachman, mengaku terbantu dengan bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih banyak. E-voucher ini sangat membantu kami para ojol dalam menunjang operasional sehari-hari,” ujarnya.
Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Fanda Chrismianto, mengatakan momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus berbagi manfaat dengan masyarakat.
“Harapannya di HUT RI ini semoga kita semakin kompak dan bersinergi membangun bangsa. Mudah-mudahan HUT ini memberikan makna yang dalam kepada kita untuk terus tanpa lelah memberikan makna kepada bangsa,” katanya.
Menurut Fanda, kepedulian tersebut tidak hanya ditujukan kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Program tebus murah sembako juga menjadi sarana untuk menggalang solidaritas bagi warga yang tengah menghadapi bencana.
"Melalui Tebus Murah Sembako ini, kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari semangat kemerdekaan. Setiap paket yang terjual juga menjadi wujud kepedulian kita bersama untuk saudara-saudara di NTT yang sedang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.
Kehadiran veteran, komunitas ojol, serta anak-anak panti asuhan dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama.
Rangkaian kegiatan di tujuh wilayah Jawa Tengah dan DIY itu diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus memperluas manfaat perayaan kemerdekaan, baik bagi masyarakat di sekitar kegiatan maupun warga yang terdampak bencana di NTT.
Editor : Eddie Prayitno