Sisir Perairan Kendal, Ahmad Munawar yang Dikabarkan Hanyut Belum Ditemukan

KENDAL,iNewsPantura.id – Tiga perahu karet menyisir perairan laut Kendal dari Muara Sungai Bodri di Pidodo Kulon hingga Pelabuhan Kendal di Kaliwungu namun belum ada tanda-tanda korban Ahmad Munawar warga Cepokomulyo Gemuh ditemukan.
Operasi pencarian warga yang diduga hanyut di Sungai Bodri berakhir dan ditutup. Keputusan operasi SAR ini ditutup Selasa (18/03/2025) disampaikan Ketua LPBI PCNU Kendal Adib Maulana.
Dikatakan untuk hari ketiga pencarian dibagi menjadi 3 regu dengan diawali dengan apel bersama di pantai Muara Kencan Desa Pidodo Kulon Kecamatan Patebon.
“Regu 1 dan 2 melakukan pencarian menggunakan perahu dan motor tempel dengan menyusuri sepanjang pesisir pantai Muara kencan sampai Pelabuhan Kendal di Kecamatan Kaliwungu. sementara regu 3 melakukan pencarian menggunakan perahu dan motor tempel dengan menyusuri dari Pelabuhan Kendal sampai pantai Ngebum Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu,” katanya.
Tim SAR gabungan mengalami kendala kondisi ombak besar di perairan laut utara dan angin kencang serta luasnya area pencarian.
“Dari kegiatan pencarian korban dengan penyisiran dari pantai Muara Kencan Desa Pidodo Kulon Kecamatan Patebon sampai Pelabuhan Kendal masih nihil korban belum ditemukan. Kemudian tim SAR menyerahkan ke pihak Pemerintah Desa Cepokomulyo. Dengan demikian operasi SAR dinyatakan ditutup dilanjutkan pemantauan,” imbuhnya.
Adib menambahkan tidak ada rencana operasi pencarian lanjutan dan akan dilanjutkan pemantauan. Seperti diinformasikan, korban tanggal 14 Maret 2025 terlihat berjalan dipinggir sungai bodri dan tampak mondar mandir.
Kemudian warga menghampiri korban karena terlihat tampak linglung. Korban kemudian diajak pulang dan sempat berbincang bincang sebentar kemudian berjalan pulang dengan sepeda motornya.
Kemudian anak korban sebelum buka puasa sempat berbicara dengan ayahnya dan korban mengatakan jika sudah tidak kuat hidup. Dan tanggal 15 Maret 2025 pada saat sahur lebih kurang pukul 03.30 WIB korban sudah tidak ada dirumah.
Warga yang hendak menjaring ikan melihat motor korban masuk jatuh di bibir tanggul bagaian dalam sungai dengan kondisi sepeda motor dalam keadaan hidup. Sejak ditemukannya motor korban, warga bersama dengan keluarga berinisiatif melakukan pencarian dengan menyisir pinggiran sungai mulai dari TKP sampai dengan Desa penanggulan kecamatan pegandon dan tidak ditemukan.
Editor : Eddie Prayitno