get app
inews
Aa Text
Read Next : Tinjau SPPG Polres Kendal untuk Pastikan 1.605 Porsi MBG Aman

Lapas Terbuka Kendal Disulap Jadi Sentra Ketahanan Pangan, 60 Persen Lahan Sudah Produktif

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:51 WIB
header img
Menteri Impas RI menabur benih ikan di tambak yang dikembangkan Lapas terbuka Kendal. iNews

KENDAL,iNewsPantura.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal, Jawa Tengah, kini tak lagi sekadar menjadi tempat pembinaan warga binaan. Melalui pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), lapas ini bertransformasi menjadi sentra ketahanan pangan yang mendukung program prioritas nasional.

Transformasi tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, bersama Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya. Keduanya melihat pemanfaatan puluhan hektar lahan produktif yang dikelola warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan berbasis kemandirian.

Dari total proyeksi lahan seluas 92,5 hektar, sekitar 60 persen telah dimanfaatkan untuk sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Berbagai komoditas unggulan dikembangkan secara terpadu, mulai dari melon premium, budidaya udang dan ikan salin, hingga peternakan bebek, sapi, dan kambing.

Seluruh aktivitas produksi dilakukan oleh warga binaan dengan pendampingan teknis. Program ini diperkuat melalui kemitraan strategis dengan Rejo Farm guna memastikan kualitas hasil panen dan keberlanjutan usaha.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, menyatakan program SAE menjadi bukti bahwa lembaga pemasyarakatan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.

“Program SAE mendorong lapas berkontribusi nyata pada ketahanan pangan nasional. Model ini juga mengubah paradigma bahwa pemasyarakatan mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan,” ujar Agus.

Sementara itu, Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menegaskan pentingnya optimalisasi program tersebut agar manfaatnya semakin luas.

“Optimalisasi SAE terus diperluas agar lapas menjadi ruang pembinaan sekaligus pusat produksi yang berkelanjutan,” kata Willy.

Selain menghasilkan produk pangan, program ini juga memberikan keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Model pembinaan produktif di Lapas Terbuka Kendal diharapkan dapat menjadi percontohan nasional dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan sumber daya manusia.

 

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut