get app
inews
Aa Text
Read Next : Mantan Ketua Koperasi BLN Muncul , Siap Kembalikan Dana Rp 2,1 Triliun

Warga Diajak Proaktif, Semarang Genjot Kesiapsiagaan Hadapi Bencana dan Nataru

Minggu, 30 November 2025 | 13:19 WIB
header img
Pemkot Semarang Tekankan Pentingnya Kebersamaan Sebagai Kunci Kamtibmas dan Penanganan Bencana. Foto : iNewsPantura.id/ Dimas Yuli

SEMARANG,iNewsPantura.id - Kebersamaan dan kolaborasi dari berbagai elemen,  kunci keberhasilan dalam penanganan bencana maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). 

Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin menegaskan bencana dan lonjakan arus mobilitas memang tidak bisa dihindari, tetapi dampaknya bisa dikurangi jika ada kesiapsiagaan, mitigasi, dan kolaborasi dari semua pihak.

Iswar juga mengatakan, kondisi geografis Kota Semarang menuntut kesiapsiagaan ekstra. Curah hujan tinggi dan wilayah rawan longsor membuat kesiapan seluruh unsur menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

“BMKG memprediksi intensitas curah hujan akan tinggi hingga Februari 2026 mendatang, kemudian kejadian banjir dan genangan yang terjadi di Kota Semarang beberapa waktu terakhir menjadi pengingat bahwa kesiapan dan kecepatan respons kita harus semakin baik,” ujarnya saat Pengarahan Kamtibmas dan Siaga Bencana Kota Semarang tahun 2025 .

Selain kekompakan seluruh unsur dalam penanganan bencana, Wakil Wali Kota menyampaikan pedoman untuk memperkuat kesiapsiagaan, yakni melakukan pemantauan cuaca _real-time_ berdasarkan informasi BMKG, menormalisasi sungai untuk mencegah banjir dan longsor, mengoptimalkan peralatan yang dimiliki, serta melakukan edukasi mitigasi maupun sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

"Pastikan peralatan dalam kondisi prima dan siap. Tidak lupa saya minta peran Camat dan Lurah supaya bisa bergerak cepat di wilayahnya," imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau dan mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana, menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

"Mari kita bersama-sama meminimalkan potensi bencana dengan tidak lagi membuang sampah ke sungai, ke saluran air, ke tempat-tempat yang bukan semestinya untuk membuang sampah," sebutnya.

Selain kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, Iswar turut memastikan kesiapan Pemerintah Kota Semarang dalam menghadapi perayaan Nataru. Ia menjelaskan aktivitas masyarakat pada momen Nataru biasanya meningkat, terutama di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, bandara, dan ruang publik lainnya.

“Hal tersebut menandakan akan ada peningkatan potensi gangguan Kamtibmas  yang memanfaatkan kelengahan kita semua. Untuk itu, kesiapsiagaan bukan hanya menjaga, tetapi juga menenangkan serta melindungi," katanya.

Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya kerja sama dan pengamanan berlapis di titik-titik rawan. “Laksanakan pengamanan yang berlapis, termasuk deteksi dini dan respons cepat," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Iswar  menegaskan optimismenya bahwa dengan persiapan matang dan komitmen bersama, Kota Semarang dapat menghadapi musim penghujan dengan lebih tangguh dan menyambut Nataru dengan lebih siap.

"Mari kita bersama-sama menjaga Kota Semarang tetap aman, tangguh, dan damai," pungkasnya.

 

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut