Tak Hanya Belajar Agama, Santri di Kendal Mahir Rakit Pesawat Aeromodelling
KENDAL, iNewsPantura.id - Pondok Pesantren Salaf API Al-Ma’wa yang berlokasi di Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, dinilai menjadi contoh luar biasa dalam pengembangan pendidikan santri berbasis teknologi.
Di tengah citra pesantren yang lekat dengan pendidikan keagamaan, Al-Ma’wa justru mampu menghadirkan inovasi dengan membekali santri keterampilan aero modeling.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, saat menghadiri kegiatan Haflah Akhirusanah sekaligus pertunjukan aero modeling di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ma’wa, Sabtu (24/1/2026).
Mahfud mengatakan, Pondok Pesantren Al-Ma’wa tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga serius mengembangkan kemampuan teknologi santri, khususnya di bidang aero modeling. Menurutnya, keterampilan tersebut masih tergolong langka dan belum banyak dikenal masyarakat luas.
“Ini sejarah baru di Kendal. Aero modeling masih belum familiar di masyarakat, tetapi Pondok Pesantren Al-Ma’wa sudah mampu melahirkan santri yang menjadi atlet. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk memberikan dukungan,” ujar Mahfud.
Ia menilai, potensi yang dimiliki para santri Al-Ma’wa sangat besar dan layak mendapat perhatian lebih, terutama dukungan anggaran untuk pengembangan program ke depan. Mahfud menyebut, jumlah atlet aero modeling di Jawa Tengah masih terbatas sehingga Kendal memiliki peluang besar untuk menjadi daerah rujukan.
“Tadi saya tanya ke beberapa santri, ternyata di Jawa Tengah belum begitu banyak. Ini sangat potensial. Kendal tidak hanya bisa menjadi tempat produksi, tetapi juga rujukan aero modeling di Jawa Tengah,” katanya.
Lebih lanjut, Mahfud membuka peluang dukungan pemerintah daerah melalui penyelenggaraan festival aero modeling. Menurutnya, kegiatan tersebut relatif terjangkau dari sisi anggaran, namun memiliki dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
“Mungkin bisa direncanakan mulai tahun ini atau pada penetapan anggaran 2027 ada festival. Festival ini penting untuk publikasi sekaligus menggerakkan ekonomi, terutama sektor UMKM, agar daerah sekitar bisa hadir di Kendal,” ujarnya.
Mahfud juga menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap atlet-atlet muda dari kalangan santri yang memiliki potensi luar biasa di bidang aero modeling. Ia menilai, karya dan prestasi santri Al-Ma’wa dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lain.
“Ini membuktikan santri tidak hanya mengaji, tetapi juga mampu belajar teknologi yang berbeda dari kebanyakan. Kalau di tempat lain mungkin sebatas teknologi gawai, di sini santri bisa membuat pesawat. Ini luar biasa dan belum tentu semua pondok mampu seperti ini,” pungkasnya.
Editor : Eddie Prayitno