1.000 Perlengkapan Ibadah Disalurkan untuk Perkuat Gerakan Sholat Berjamaah
SEMARANG –iNewsPantura.id - Upaya menguatkan budaya salat berjamaah di tengah masyarakat terus didorong melalui berbagai kegiatan dakwah dan edukasi. Peran imam dalam mewujudkan gerakan shalat berjamaah menjadi penguatan karena sebagai penggerak dakwah perlu peran seorang imam.
Lewat seminar yang digelar oleh LAZIS Sultan Agung bersama RSI Sultan Agung di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung, tidak hanya menjadi forum diskusi bagi para imam, tetapi juga diwarnai penyerahan bantuan 1.000 perlengkapan ibadah.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus mendorong semakin aktifnya kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Dalam seminar tersebut hadir sejumlah narasumber yang membahas peran strategis imam dalam menggerakkan umat untuk memakmurkan masjid. Salah satunya Achmad Syalabi yang menegaskan bahwa imam memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk melaksanakan salat berjamaah.
“Imam tidak hanya memimpin salat, tetapi juga menjadi teladan dan pembina yang mampu menggerakkan masyarakat untuk menghidupkan masjid melalui berbagai aktivitas keagamaan,” ujarnya.
Narasumber lainnya, Samsudin Salim, menambahkan bahwa penguatan kapasitas imam menjadi hal penting agar mampu menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat yang terus berkembang.
Menurutnya, salat berjamaah bukan sekadar ibadah individual, tetapi juga sarana membangun kebersamaan, kedisiplinan, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Salat berjamaah membangun kebersamaan dan menjadi fondasi penting dalam membentuk peradaban umat,” jelasnya.
Selain menjadi forum penguatan wawasan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antara para imam, tokoh agama, dan lembaga keagamaan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat gerakan memakmurkan masjid di berbagai daerah.
Melalui penyaluran 1.000 perlengkapan ibadah tersebut, penyelenggara berharap masjid dan musholla semakin nyaman digunakan oleh jamaah serta mampu menjadi pusat pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keislaman di masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak, para imam diharapkan dapat semakin optimal menggerakkan jamaah untuk memakmurkan masjid, sehingga aktivitas keagamaan di lingkungan masyarakat semakin hidup dan membawa keberkahan.
Editor : Eddie Prayitno