Belum Sehari, Tiga Kebakaran Beruntun Terjadi di Kendal
KENDAL,iNewsPantura.id – Tiga peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Kendal dalam rentang waktu kurang dari enam jam pada Minggu (7/6/2026). Kebakaran yang melanda wilayah Kecamatan Singorojo, Brangsong, dan Patean tersebut menghanguskan bagian rumah warga dengan kerugian yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di rumah milik Fandolin, warga Dusun Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo. Warga sekitar yang melihat kepulan asap dari bagian tengah rumah segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan warga lainnya.
Dari hasil keterangan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang kemudian membakar bagian bangunan rumah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp60 juta.
Belum lama setelah kejadian di Singorojo, kebakaran kembali terjadi di Desa Tosari, Kecamatan Brangsong, sekitar pukul 13.35 WIB. Rumah milik Ngaiman menjadi sasaran amukan api yang bermula dari lantai dua bangunan.
Kapolsek Brangsong, AKP Adi Winarno, menjelaskan bahwa korban menyimpan sejumlah kayu bekas di lantai dua rumah. Tumpukan kayu tersebut berada berdekatan dengan instalasi kabel listrik.
Saat melihat kepulan asap, korban mendapati sebagian kayu telah terbakar. Dugaan sementara, percikan api akibat korsleting listrik menyambar material kayu yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar.
“Kayu yang ditumpuk dekat kabel listrik diduga menjadi pemicu cepatnya api menyebar setelah terjadi korsleting,” jelas AKP Adi Winarno.
Selang kurang dari satu jam, kebakaran kembali dilaporkan terjadi di Dusun Wonorejo, Desa Wirosari, Kecamatan Patean. Kali ini api membakar dapur rumah kayu milik Ngadiman sekitar pukul 14.00 WIB.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Satu unit armada Damkar Sukorejo bersama anggota Polsek Patean tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian dan berhasil mengendalikan api sebelum menjalar ke bangunan lain.
Kapolsek Patean, AKP Aris Krismanto, mengatakan hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan kelalaian penggunaan tungku dapur yang belum sepenuhnya dipadamkan.
“Api diduga berasal dari tungku dapur yang lupa dimatikan sehingga membakar bagian dapur rumah yang sebagian besar berbahan kayu,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam ketiga peristiwa tersebut. Namun kejadian beruntun itu menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan aktivitas memasak.
Aparat kepolisian mengimbau warga agar rutin memeriksa kondisi kabel listrik, menghindari penumpukan barang mudah terbakar di dekat sumber listrik, serta memastikan tungku maupun kompor benar-benar dalam kondisi aman setelah digunakan.
Ketiga kejadian tersebut menunjukkan bahwa faktor kelalaian dan gangguan instalasi listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran rumah di wilayah Kabupaten Kendal.
Editor : Eddie Prayitno