get app
inews
Aa Text
Read Next : Belum Ajukan Nama, Kursi Wakil Ketua DPRD Kendal Masih Kosong

Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Kaliwungu Terbakar, Delapan Motor Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:47 WIB
header img
Petugas pemadam kebakaran berjibaku padamkan api. eddie prayitno/iNews

KENDAL,iNewsPantura.id – Dugaan korsleting listrik kembali memicu kebakaran yang menimbulkan kerugian besar. Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai usaha rental mobil di Dusun Klaseman, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Rabu (17/6/2026) siang, ludes dilalap api. Delapan sepeda motor yang berada di lokasi turut hangus terbakar.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.20 WIB itu mengagetkan warga sekitar. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan rumah milik Sofiatul Asobah. Material bangunan serta kendaraan yang berada di dalam dan sekitar rumah membuat kobaran api sulit dikendalikan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri meski sempat terjebak saat api mulai membesar.

Seorang perempuan bersama anaknya yang sedang tertidur di dalam kamar bahkan harus menyelamatkan diri melalui jendela setelah warga berteriak meminta mereka segera keluar dari rumah yang mulai dipenuhi asap dan kobaran api.

Salah seorang warga, Zuli, mengaku melihat api pertama kali saat baru pulang dari musala. Saat itu kobaran api sudah muncul dari bagian dalam rumah dan terus membesar.

"Awalnya api terlihat dari bagian depan rumah. Tidak lama kemudian langsung membesar, menyambar sepeda motor dan merembet ke seluruh bangunan. Saat itu pemilik rumah masih berada di dalam," ujarnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun derasnya kobaran api membuat upaya warga tidak membuahkan hasil.

Selain api yang cepat membesar, warga juga khawatir terjadi ledakan karena terdapat tabung gas di dalam rumah. Kondisi tersebut membuat warga lebih fokus menyelamatkan penghuni rumah dan menjauhkan tabung gas dari titik api.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menerjunkan empat armada dari Pos Damkar Kaliwungu dan Damkar Kabupaten Kendal. Bantuan pasokan air juga datang dari BPBD Kendal serta PMI Kendal.

Kasi Dalops Damkar Kendal, Jambari, mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Untuk memadamkan api kami menerjunkan empat unit mobil pemadam karena api sudah membakar hampir seluruh bangunan," katanya.

Menurut Jambari, kebakaran cepat membesar karena banyaknya barang mudah terbakar di dalam rumah. Selain digunakan sebagai tempat tinggal, bangunan tersebut juga dimanfaatkan sebagai lokasi usaha rental mobil sehingga terdapat sejumlah kendaraan dan perlengkapan lainnya.

Petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah api merembet ke rumah warga lainnya mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Namun seluruh bangunan rumah beserta delapan sepeda motor tidak dapat diselamatkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan delapan sepeda motor yang terbakar merupakan kendaraan milik para sopir rental yang biasa diparkir di lokasi tersebut. Seluruh kendaraan hangus dan hanya menyisakan rangka.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah. Dugaan korsleting yang menjadi pemicu kebakaran menunjukkan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik, terutama pada bangunan yang digunakan sekaligus sebagai tempat usaha.

Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan sumber penghidupan pemilik rumah dan meninggalkan kerugian besar bagi usaha rental yang dijalankan di lokasi tersebut.

 

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut