Pemkab Kudus Kebut Revitalisasi Puskesmas Jekulo Progres Pembangunan Capai 30 Persen
KUDUS, iNewsPantura.id – Revitalisasi Puskesmas Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus dikebut. Memasuki pekan keenam pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen atau melampaui target yang direncanakan sehingga mencatat deviasi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Abdul Hakam mengatakan proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Kudus sebesar Rp5,7 miliar itu mulai dikerjakan pada 5 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
"Kalau cuaca mendukung, kami optimistis pembangunan bisa selesai sesuai jadwal pada akhir Oktober 2026," katanya di Kudus.
Menurut Hakam, revitalisasi tersebut tidak hanya bertujuan memperbarui bangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah timur Kabupaten Kudus.
Peningkatan layanan itu diarahkan agar Puskesmas Jekulo mampu berkembang menjadi "Puskesmas Plus". Salah satu inovasi yang disiapkan ialah menghadirkan layanan dokter spesialis pada sore hari sehingga masyarakat memiliki alternatif memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus selalu menuju rumah sakit.
Keberadaan rumah sakit swasta di kawasan Jekulo, kata dia, justru perlu diimbangi dengan penguatan pelayanan kesehatan dasar di puskesmas. Dengan demikian, pelayanan dapat berlangsung secara berkesinambungan mulai dari penanganan awal, kontrol pascaperawatan, hingga rehabilitasi pasien.
"Setelah pasien selesai menjalani rawat inap di rumah sakit, kontrol tidak harus kembali ke rumah sakit, tetapi bisa dilakukan di puskesmas. Harapannya unsur rehabilitasi juga dapat berjalan di Puskesmas Jekulo," ujarnya.
Selain pelayanan kuratif, Puskesmas Jekulo juga akan memperkuat layanan promotif dan preventif melalui Unit Gawat Darurat (UGD), poliklinik umum, poliklinik gigi, pelayanan program kesehatan masyarakat, serta kegiatan monitoring dan evaluasi.
Revitalisasi tersebut juga diharapkan mendukung berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya percepatan eliminasi HIV dan tuberkulosis (TBC), penanganan stunting, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Kudus.
Sementara itu, Pembantu Pelaksana CV Simpatik Karya Mandiri Putut Widiantoro mengatakan capaian pembangunan yang telah menyentuh 30 persen menunjukkan pekerjaan berjalan lebih cepat dibanding target yang telah ditetapkan.
Saat ini, kata dia, pekerjaan difokuskan pada pemasangan dinding bata sebelum dilanjutkan dengan pemasangan rangka dan penutup atap, kemudian memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).
Untuk menjaga percepatan pekerjaan, jumlah tenaga kerja ditambah dari sekitar 40 orang menjadi 60 orang. Jam kerja juga diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB agar target penyelesaian tetap dapat dipenuhi.
"Progres pembangunan saat ini sudah mencapai sekitar 30 persen. Kami menambah jumlah pekerja dan memperpanjang jam kerja agar pekerjaan tetap sesuai target penyelesaian," ujar Putut.
Bangunan baru Puskesmas Jekulo nantinya memiliki sekitar 48 ruangan dengan luas sekitar 37 x 48 meter persegi. Dengan fasilitas yang lebih representatif, puskesmas tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih nyaman, cepat, dan menyeluruh bagi masyarakat.
Editor : Eddie Prayitno