get app
inews
Aa Text
Read Next : Semangat Kemerdekaan Untuk Ojol dan Anak Panti Hingga Bantuan Korban Gempa NTT

Desa BRILian 2026 Batch 2 Dorong Desa Naik Kelas Menuju Ekosistem Desa 5.0

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB
header img
Rektor Unsoed dan Ketua LPPM Unsoed saat pembukaan acara kick off desa brilian 2026 batch 2. dokumen

PURWOKERTO, iNewsPantura.id — Transformasi desa berbasis teknologi dan penguatan sumber daya manusia terus didorong melalui program Desa BRILian 2026 Batch 2. Program kolaborasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem desa yang inovatif, produktif, adaptif, sekaligus berkelanjutan.

Kick-off Desa BRILian 2026 Batch 2 digelar secara daring, Selasa (18/8/2026). Program tersebut mengangkat tema “Desa 5.0: Sinergi Teknologi dan Human-Centered Leadership dalam Membangun Future Village Ecosystem yang Berdaya serta Berkelanjutan.”

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. H. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., mengatakan transformasi desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Diperlukan sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat agar berbagai potensi desa dapat berkembang secara optimal.

“Desa memiliki potensi yang sangat besar. Karena itu, perguruan tinggi harus hadir untuk menguatkan potensi tersebut melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan pendampingan. Kolaborasi dengan BRI menjadi bagian penting dalam mendorong desa agar semakin mandiri dan mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan konsep Desa 5.0 tidak sebatas mendorong desa menggunakan teknologi. Lebih dari itu, teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat potensi dan keunggulan lokal yang dimiliki masing-masing desa.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed, Prof. Dr. Ir. Elly Tugianti, M.P., IPU., ASEAN Eng., menegaskan program Desa BRILian juga menjadi bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi.

“Kami ingin pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi tidak berhenti di kampus, tetapi bisa diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pendampingan, kami mendorong desa untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dalam program tersebut, penguatan kapasitas desa dilakukan melalui sejumlah aspek, mulai dari pengembangan kelembagaan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, penguatan usaha ekonomi desa, pemanfaatan teknologi, hingga pengembangan inovasi yang berbasis pada potensi lokal.

Konsep Desa 5.0 menempatkan manusia sebagai pusat transformasi. Teknologi diposisikan sebagai instrumen untuk memperkuat kapasitas masyarakat, bukan menggantikan peran manusia.

Pendekatan human-centered leadership diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan desa yang lebih inklusif dan adaptif. Kepemimpinan tersebut diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi desa dan menghadapi perubahan.

Program Desa BRILian juga diarahkan untuk memperkuat perekonomian lokal melalui pengembangan kewirausahaan, pembukaan peluang kerja, peningkatan kesejahteraan, serta optimalisasi berbagai potensi desa.

Melalui kolaborasi Unsoed dan BRI ini, semakin banyak desa diharapkan mampu mengelola potensi secara mandiri, memanfaatkan teknologi secara tepat guna, sekaligus membangun ekosistem ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, desa diharapkan tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan. Desa justru didorong menjadi subjek sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Desa BRILian 2026 Batch 2 pun menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan Desa 5.0, yakni desa yang berdaya, memanfaatkan teknologi, berorientasi pada manusia, serta mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut