Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Disdukcapil Kendal Kejar Perekaman KTP-el Pelajar, Usia 16 Tahun Sudah Bisa
Advertisement . Scroll to see content

Penutupan MTQ Nasional, Arus Lalu Lintas Simpang Lima Dialihkan

Sabtu, 19 September 2026 | 12:35 WIB
  • author Dimas Yuli
Penutupan MTQ Nasional, Arus Lalu Lintas Simpang Lima Dialihkan
Walikota Semarang memberikan keterangan kepada pers. dokumen

SEMARANG,iNewsPantura.id – Pengguna jalan yang hendak melintas di kawasan Simpang Lima Semarang perlu mengantisipasi rekayasa lalu lintas pada Sabtu (19/9). Pengalihan arus diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga rangkaian penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 selesai.

Penutupan MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung di Lapangan Simpang Lima. Agenda tersebut menjadi rangkaian akhir pelaksanaan MTQ yang telah berlangsung selama sepekan dan diikuti kafilah dari 38 provinsi.

Sejumlah akses menuju kawasan Simpang Lima terdampak rekayasa lalu lintas. Di antaranya arus dari Jalan Pandanaran, Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pahlawan hingga kawasan Bundaran Mugas.

Masyarakat yang hendak bepergian pada waktu tersebut diimbau memilih jalur alternatif. Pengendara juga diminta mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi acara.

Pemkot Semarang juga menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama acara penutupan.

Parkir kendaraan roda dua dan roda empat disiapkan di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Imam Barjo dan Jalan Pandanaran. Sedangkan kendaraan bus kontingen diarahkan ke sejumlah lokasi, yakni kawasan PRPP, Museum Mandala Bhakti, Jalan Sriwijaya dan Jalan Dr Cipto.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran agenda penutupan tersebut. Ia mengapresiasi warga yang selama sepekan menjadi tuan rumah bagi para tamu dari berbagai daerah.

“Terima kasih yang mendalam untuk seluruh warga Kota Semarang yang sudah menyambut puluhan ribu tamu dengan penuh keramahan,” ujar Agustina, Jumat (18/9).

Ia meminta warga turut menjaga kelancaran lalu lintas menjelang acara penutupan, terutama di kawasan Simpang Lima dan jalan-jalan yang terdampak pengalihan.

Menurut Agustina, penyesuaian perjalanan dan kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas diperlukan agar masyarakat maupun para kafilah dapat mengikuti rangkaian penutupan dengan nyaman.

“Menjelang acara penutupan Sabtu sore besok, mari kita jaga bersama kelancaran arus lalu lintas agar para tamu dan masyarakat dapat menikmati perhelatan akhir ini dengan nyaman,” katanya.

MTQ Nasional XXXI di Semarang menjadi ajang yang mempertemukan kafilah dari 38 provinsi. Setelah seluruh rangkaian berakhir, para kafilah dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing.

Agustina berharap kepulangan para kafilah juga berlangsung lancar dan meninggalkan kesan positif selama berada di Kota Semarang.

 

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut