Sopir Truk Terjepit Kabin di Magelang-Kopeng, Evakuasi Berjalan Satu Jam
MAGELANG,iNewsPantura.id – Seorang sopir truk terjepit di dalam kabin setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak pembatas jalan dan pohon di Jalan Magelang–Kopeng, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa 20 oktober 2026 pagi.
Korban berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat setelah proses penyelamatan berlangsung sekitar satu jam. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.50 WIB itu diduga dipicu rem blong.
Truk yang melaju dari arah Kopeng menuju Magelang tersebut diduga mengalami gangguan pengereman saat melintas di wilayah Kecamatan Pakis. Pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan menabrak pembatas jalan dan pohon.
Akibat benturan tersebut, sopir bernama Walyatallatop (43), warga Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terjepit di dalam kabin yang ringsek.
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkan kecelakaan tersebut kepada Unit Siaga SAR (USS) Borobudur untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi, mengatakan pihaknya menerima informasi kecelakaan pada pukul 07.45 WIB. Setelah menerima laporan bahwa pengemudi terjepit, tim dari USS Borobudur segera diberangkatkan ke lokasi.
“Kami terima info pukul 07.45 WIB bahwa ada kecelakaan di ruas jalan Magelang-Kopeng dengan kondisi sopir terjepit sehingga kami segera mengirimkan tim dari Unit Siaga SAR Borobudur untuk melakukan evakuasi,” ujar Kamal.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan mendapati korban masih terjepit di dalam kabin. Kondisinya lemas, tetapi masih bisa merespons saat ditemukan. Petugas pun harus bekerja hati-hati untuk mengeluarkan korban agar tidak memperparah cedera yang dialaminya.
“Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas, tetapi masih dapat merespons, sehingga tim harus ekstra hati-hati dalam melakukan evakuasi,” imbuh Kamal.
Petugas kemudian melakukan proses penyelamatan menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membebaskan korban dari jepitan kabin. Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 08.45 WIB, korban berhasil dikeluarkan dari kendaraan dalam keadaan selamat.
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami patah tulang paha kiri, patah tulang pinggang kanan, serta luka terbuka pada lengan kanan. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST) Magelang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR gabungan yang terlibat dalam proses penyelamatan tersebut. Menurutnya, kerja sama dan ketepatan penanganan menjadi bagian penting dalam mengevakuasi korban yang terjebak di dalam kendaraan.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Tim SAR Gabungan yang telah melakukan evakuasi secara cepat dan korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum digunakan untuk perjalanan. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Editor: Eddie Prayitno