KENDAL,iNewsPantura.id – Memasuki hari pertama di Tahun 2026, dua kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Peristiwa tersebut berlangsung di Desa Karanganom dan Desa Weleri dengan selang waktu sekitar setengah jam.
Akibat dua kecelakaan tersebut, dua orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Raya Desa Karanganom, Kecamatan Weleri. Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda PCX bernomor polisi H-3058-BPD dengan Yamaha Vixion bernomor polisi H-3267-BU.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Honda PCX yang dikendarai Dimas Bayu Seytiyo Aji, warga Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, melaju dari arah utara ke selatan atau dari Rowosari menuju Weleri.
“Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda PCX mendahului kendaraan yang tidak diketahui identitasnya hingga terlalu ke kanan,” jelas Ipda Heru.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Afif Ferdian, warga Kecamatan Rowosari. Karena jarak sudah terlalu dekat, kedua pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraan dan akhirnya terjadi tabrakan.
Akibat kejadian tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSI Muhammadiyah Weleri Kendal untuk mendapatkan perawatan.
Selang sekitar 30 menit kemudian, kecelakaan kembali terjadi di wilayah Desa Weleri, Kecamatan Weleri. Kecelakaan adu banteng ini melibatkan sepeda motor Honda CB 150 bernomor polisi H-4174-GM dengan sepeda motor Honda Beat yang belum terpasang nomor polisi.
Dalam kecelakaan kedua ini, dua pengendara meninggal dunia akibat luka parah. Mereka adalah Akhmad Rokhis, pengendara Honda CB 150, warga Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, serta Liyanto, pengendara Honda Beat, warga Desa Kedungsari, Kecamatan Ringinarum. Sementara satu orang pembonceng mengalami luka-luka.
Ipda Heru menjelaskan, kecelakaan terjadi saat Honda CB 150 melaju dari arah barat ke timur atau dari Weleri menuju Kendal. Dari arah berlawanan, sepeda motor Honda Beat melaju dengan kecepatan tinggi.
“Kedua pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga terjadi tabrakan adu banteng,” ungkapnya.
Kerasnya benturan mengakibatkan kedua pengendara meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan pembonceng Honda Beat, Sigit Agus Susilo, warga Desa Lumansari, Kecamatan Gemuh, mengalami luka dan dilarikan ke RSI Muhammadiyah Weleri Kendal.
Menanggapi kejadian tersebut, Ipda M Heru Ardiantoro mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari.
“Patuhi aturan lalu lintas, jaga kecepatan, dan utamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
