PEMALANG, iNewsPantura.id – Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang pelajar SMP di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Sepeda motor yang dikendarainya melaju kencang lalu hilang kendali dan menghantam pagar rumah warga di Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 17.10 WIB.
Korban diketahui bernama Syaifullah Rizaqi (14), warga Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal. Remaja tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Comal Baru Pemalang.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi dan berboncengan dengan Fiko E (15), pelajar asal Purwoharjo. Fiko mengalami luka dan sempat dalam kondisi setengah sadar. Ia kini menjalani perawatan intensif di RSU Comal Baru Pemalang.
Diduga Tak Kuasai Kendaraan di Jalan Menikung
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pemalang, Iptu Widodo Apriyanto, menjelaskan kecelakaan terjadi saat sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan di atas rata-rata.
“Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung ke kanan, diduga pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga motor melaju tak terkendali dan membentur pagar rumah warga,” jelasnya.
Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka fatal. Sementara pembonceng mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga dan petugas.
Motor Tanpa Nopol dan Pengendara di Bawah Umur
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras soal penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur. Selain belum cukup usia untuk memiliki SIM, sepeda motor yang digunakan juga diketahui tanpa dilengkapi nomor polisi.
Polisi masih melakukan pendalaman terkait kelengkapan kendaraan serta faktor lain yang memicu kecelakaan.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang kasus fatal yang melibatkan pelajar di jalan raya. Aparat kepolisian mengimbau para orang tua agar tidak mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor demi keselamatan bersama.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
