KUDUS, iNewsPantura.id — Suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 SMP Negeri 1 Kudus. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang sekolah, tetapi juga peneguhan komitmen dalam menghadapi era transformasi digital.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam perayaan tersebut, di antaranya Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda, Ketua Tim Penggerak PKK Iin Sam’ani, Kepala Dinas Pendidikan Harjuna Widada, Sekretaris Dinas Pendidikan Zubaid, Kabid Dikdas Anggun Nugroho, serta perwakilan paguyuban alumni.
Kepala SMP Negeri 1 Kudus, Abdul Rohim, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia ke-76 menjadi momentum penting untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan.
“Di usia ke-76 ini, kami tidak ingin hanya bernostalgia, tetapi terus bergerak maju. Salah satu langkah nyata kami adalah menghadirkan aplikasi MaTa Si Heka sebagai bagian dari transformasi pendidikan di sekolah,” ujarnya.
Abdul Rohim menjelaskan, aplikasi MaTa Si Heka (Manajemen Talenta Siswa Hebat Berkarakter) dirancang bukan sekadar sebagai alat pendataan, tetapi sebagai sistem terpadu untuk memantau perkembangan siswa secara menyeluruh.
“Aplikasi ini bukan sekadar alat rekam data, melainkan jembatan masa depan yang mengintegrasikan prestasi akademis, bakat non-akademis, hingga penguatan disiplin siswa dalam satu genggaman,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui aplikasi tersebut, sinergi antara sekolah dan orang tua dapat terbangun lebih erat.
“Kami percaya karakter yang kuat lahir dari keterbukaan. Melalui MaTa Si Heka, sinergi antara sekolah dan orang tua tercipta secara harmonis demi memantau setiap langkah tumbuh kembang siswa menuju pribadi yang hebat dan berkarakter,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang turut hadir memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan SMP Negeri 1 Kudus. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
“Saya mengapresiasi inovasi MaTa Si Heka ini. Ini bukti bahwa sekolah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus tetap menanamkan nilai karakter kepada siswa,” kata Sam’ani.
Ia juga berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Kabupaten Kudus.
“Pendidikan ke depan tidak hanya soal akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter dan talenta siswa secara utuh. Apa yang dilakukan SMP Negeri 1 Kudus ini patut menjadi inspirasi,” tegasnya.
Peringatan HUT ke-76 ini pun menjadi simbol bahwa SMP Negeri 1 Kudus terus bertransformasi, tidak hanya menjaga tradisi prestasi, tetapi juga melahirkan generasi masa depan yang adaptif, unggul, dan berkarakter kuat di tengah perubahan zaman.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
