Kekeringan Meluas di Kendal, 1.310 Warga Terima Bantuan 150 Ribu Liter Air

Eddhie Prayitno
Bantuan air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan di Kendal. iNews

KENDAL,iNewsPantura.id – Kekeringan mulai meluas di sejumlah wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Hingga Agustus 2026, sebanyak 393 kepala keluarga (KK) atau 1.310 jiwa di empat desa pada tiga kecamatan telah menerima bantuan air bersih.

Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, wilayah terdampak meliputi Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum; Desa Sidokumpul dan Sidodadi, Kecamatan Patean; serta Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, total 150 ribu liter air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak. BPBD Kendal mendistribusikan secara langsung sebanyak 40 ribu liter menggunakan delapan mobil tangki.

Sementara itu, 110 ribu liter lainnya berasal dari dukungan sejumlah lembaga, organisasi, dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial.

Bantuan tersebut antara lain dari Kodim 0715/Kendal sebanyak dua tangki atau 10 ribu liter. Kemudian Polres Kendal dua tangki atau 10 ribu liter serta PMI Kabupaten Kendal sebanyak 18 tangki dengan total 90 ribu liter.

Kasi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan armada tangki dan kebutuhan masyarakat.

“Kalau airnya sudah habis, mereka mengabari untuk dropping lagi,” kata Iwan.

Iwan menjelaskan, kebutuhan air warga di wilayah terdampak cukup tinggi. Satu tandon dengan kapasitas sekitar 5.500 liter rata-rata hanya mampu memenuhi kebutuhan 40 hingga 50 KK selama dua sampai tiga hari.

“5.500 liter biasanya dua sampai tiga hari untuk kebutuhan sekitar 40–50 KK,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat distribusi air harus dilakukan secara berulang selama sumber air warga belum kembali mencukupi.

Air bersih dikirim menggunakan mobil tangki, kemudian ditampung ke tandon yang telah tersedia di lokasi. Warga selanjutnya mengambil air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Data BPBD Kendal menunjukkan penanganan kekeringan saat ini telah menjangkau tiga kecamatan dan empat desa.

Di Kecamatan Patean, kekeringan melanda Desa Sidokumpul dan Desa Sidodadi. Kemudian di Kecamatan Ringinarum terdapat Desa Kedungasri, sedangkan Kecamatan Kaliwungu Selatan meliputi Desa Sidomakmur.

Dengan jumlah penerima mencapai 1.310 jiwa, kebutuhan air bersih diperkirakan masih akan bergantung pada keberlanjutan distribusi apabila kondisi kekeringan belum berakhir.

BPBD Kendal bersama TNI, Polri, PMI, serta sejumlah pihak lainnya terus melakukan pemantauan dan penyaluran air bersih untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi.

Penyaluran bantuan akan dilakukan kembali berdasarkan laporan warga dan tingkat kebutuhan masing-masing wilayah.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network