Slawi Night Carnival 2026 Meriah, Kereta Kencana dan Kostum Spektakuler Pukau Ribuan Warga

Yunibar
Kehadiran kendaraan hias berupa kereta kencana langsung mengundang perhatian warga dalam Slawi Night Carnival.

SLAWI, iNewsPantura – Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan kemeriahan Slawi Night Carnival 2026 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (22/08/2026) malam.

Ratusan peserta tampil dengan kostum penuh warna dan ornamen bercahaya, sementara kendaraan hias hingga miniatur raksasa kereta kencana menjadi magnet perhatian penonton.

Untuk pertama kalinya, Kabupaten Tegal menggelar karnaval dengan konsep malam hari. Gemerlap lampu, musik, kostum, kendaraan hias, dan pertunjukan seni membuat ruas jalan Kota Slawi berubah menjadi panggung terbuka.

Mengusung tema “Eksplorasi Kreativitas, Seni Budaya, dan Keberagaman Berbasis Potensi Lokal Kabupaten Tegal”, Slawi Night Carnival menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 61 peserta mengikuti parade yang dimulai dari Rumah Dinas Wakil Bupati Tegal dan berakhir di Alun-Alun Hanggawana Slawi. Sepanjang rute, warga memadati sisi jalan untuk melihat langsung kreativitas para peserta.

Kostum menjadi salah satu daya tarik utama. Peserta perempuan maupun laki-laki tampil dengan karakter dan konsep masing-masing. Ornamen, aksesori, motif budaya lokal hingga permainan cahaya membuat setiap rombongan memiliki tampilan berbeda.

Tidak hanya kostum, kendaraan hias juga ikut memperkuat kemeriahan parade. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah miniatur raksasa kereta kencana yang tampil megah dan seolah ditarik dua pasang kuda.

Kehadiran kereta kencana langsung mengundang perhatian warga. Sejumlah penonton mengangkat telepon seluler untuk mengabadikan kendaraan hias tersebut ketika melintas.

Selain kendaraan hias, tarian tradisional dan berbagai pertunjukan seni turut ditampilkan. Perpaduan cahaya, musik, kostum dan gerakan peserta membuat suasana carnival semakin semarak.

Namun, tampil dengan kostum spektakuler bukan tanpa tantangan. Para peserta harus mengenakan berbagai aksesori selama menempuh rute parade.

Salah seorang peserta, Hening Haryanti, mengaku tetap antusias mengikuti Slawi Night Carnival meski harus menahan beban kostum dan aksesori yang cukup berat.

“Kostumnya cukup berat, apalagi aksesori yang dipakai. Tapi tetap senang karena bisa ikut tampil dan memeriahkan Slawi Night Carnival,” ujar Hening.

Menurutnya, konsep carnival malam memberikan pengalaman berbeda. Kostum yang dikenakan terlihat semakin menarik ketika terkena sorotan lampu sepanjang jalur parade.

Peserta lainnya, Fahmi, juga mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Slawi Night Carnival memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas sekaligus ikut merayakan kemerdekaan.

“Antusias sekali mengikuti carnival ini. Capek pasti ada, tetapi terbayar dengan suasana dan antusiasme masyarakat yang menyaksikan,” kata Fahmi.

Ribuan warga yang memenuhi sepanjang rute menjadi energi tersendiri bagi para peserta. Sorak-sorai dan sambutan penonton membuat peserta tetap bersemangat hingga mencapai garis akhir di Alun-Alun Hanggawana Slawi.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang membuka Slawi Night Carnival mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menggali sekaligus mengembangkan kreativitas masyarakat melalui seni dan budaya.

“Slawi Night Carnival ini menjadi momentum untuk terus menggali dan mengembangkan kreativitas masyarakat melalui seni dan budaya. Potensi lokal Kabupaten Tegal perlu terus dikenalkan dan dilestarikan dengan pendekatan kreatif agar menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus daya tarik daerah,” ujar Ischak.

Menurut Ischak, Slawi Night Carnival tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi lokal Kabupaten Tegal melalui pendekatan yang kreatif.

Pemerintah Kabupaten Tegal juga berencana mengembangkan carnival tersebut menjadi agenda tahunan unggulan daerah.

“Ke depan, Slawi Night Carnival harus dapat kita kembangkan menjadi agenda tahunan unggulan Kabupaten Tegal, yang mampu menarik wisatawan, menggerakkan UMKM dan ekonomi kreatif, membuka ruang promosi potensi daerah, sekaligus memperkuat identitas Slawi sebagai pusat kreativitas dan kebudayaan Kabupaten Tegal,” kata Ischak.

Dengan konsep carnival malam, kostum yang penuh kreativitas, kendaraan hias, tarian tradisional hingga kereta kencana raksasa, Slawi Night Carnival 2026 menjadi warna baru perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tegal.

Antusiasme ribuan warga sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan seni dan budaya yang dikemas secara kreatif.

Pemerintah daerah berharap momentum tersebut dapat terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Tegal.

Editor : Yunibar SP

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network