PURWOREJO,iNewsPantura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo terus memperkuat sektor pertanian dan peternakan sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta ternak unggulan kepada kelompok tani.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti kepada 29 kelompok tani (Poktan) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, Senin (31/8/2026).
Pada program hibah alsintan 2026, Pemkab Purworejo menyalurkan empat unit traktor roda dua dan 17 kendaraan bermotor roda tiga. Sedangkan bantuan ternak terdiri atas lima ekor sapi Peranakan Ongole (PO) betina, 22 ekor kambing Kaligesing dan Jawa Randu, serta 11 ekor domba.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani. Kehadiran alsintan diharapkan mampu meringankan beban pekerjaan petani sekaligus mempercepat proses pengolahan lahan.
“Karena itu, saya berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan dirawat dengan sebaik-baiknya,” kata Yuli Hastuti.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena itu, penggunaan alat dan teknologi pertanian perlu terus didorong agar proses produksi menjadi lebih efektif dan hasil usaha tani semakin meningkat.
Selain bantuan alsintan, pengembangan populasi ternak juga menjadi perhatian Pemkab Purworejo. Penyaluran sapi, kambing dan domba unggulan diharapkan dapat membantu kelompok tani mengembangkan usaha peternakan sekaligus meningkatkan populasi ternak produktif di daerah.
Yuli meminta kelompok penerima mengelola bantuan secara terbuka, tertib dan bertanggung jawab. Bantuan yang diberikan pemerintah, menurutnya, tidak hanya menjadi fasilitas bagi kelompok penerima, tetapi harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggotanya.
“Semoga bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi usaha tani, meningkatkan kesejahteraan petani, dan turut memperkuat sektor pertanian Kabupaten Purworejo,” harapnya.
Bupati juga meminta penyuluh pertanian di masing-masing wilayah aktif memberikan pendampingan. Pendampingan dinilai penting agar pemanfaatan alsintan maupun pengelolaan ternak dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Purworejo Bagas Adhi Karyanto SSos MM mengatakan, penyaluran bantuan alsintan dan ternak menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi petani dan peternak.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas dan penguatan usaha kelompok tani.
“Melalui bantuan alsintan, ternak dan berbagai program pendukung lainnya, ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk mendukung kemandirian ekonomi petani dan peternak di Kabupaten Purworejo,” ujarnya.
Bagas menambahkan, program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung program swasembada pangan nasional. Pengelolaan bantuan secara tepat diharapkan mampu menciptakan usaha pertanian dan peternakan yang semakin produktif dan berkelanjutan.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
