19 Daerah Bersaing di  POPDA Jateng 2026, Kendal Tuan Rumah Balap Sepeda

Eddhie Prayitno
Atlet balap dari berbagai daerah berlomba di salah satu nomor dalam Popda Jateng 2026. eddie prayitno/iNews

KENDAL,iNewsPantura.id –

Persaingan atlet pelajar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 semakin semarak. Cabang olahraga balap sepeda mulai dipertandingkan di Kabupaten Kendal, 2 hingga 4 September 2026.

Sebanyak 19 kabupaten dan kota di Jawa Tengah ambil bagian dalam persaingan sejumlah nomor balap sepeda. Kendal dipercaya menjadi tuan rumah dengan memanfaatkan sejumlah lintasan dan kawasan yang memiliki karakter berbeda.

“Pada hari pertama, pertandingan diawali nomor criterium untuk kategori SD, SMP, dan SMA yang berlangsung di Sirkuit Criterium Stadion Utama Kendal. Persaingan kemudian berlanjut pada nomor BMX Cross di Sirkuit BMX kawasan Stadion Utama Kendal,” ungkap Nur Faiz Subasono, Pengurus ISSI kendal..

Memasuki hari kedua, para atlet ditantang dalam nomor Individual Road Race (IRR) dengan jarak 15 kilometer. Lintasan lomba dimulai dari Jembatan Singorojo menuju Patean.

Selain balap jalan raya, atlet juga bersaing pada nomor Mountain Bike (MTB) Cross Country yang digelar di kawasan Kebun Cengkeh Banaran, Kecamatan Sukorejo.

Sementara pada hari terakhir, pertandingan diisi nomor Individual Time Trial (ITT) sepanjang sembilan kilometer. Para pembalap memulai perjalanan dari Desa Kalipakis, Kecamatan Sambi Kerto, menuju Kebun Cengkeh Banaran.

“Untuk kategori SD, terdapat lima nomor yang dipertandingkan. Sedangkan kategori SMP dan SMA masing-masing mengikuti enam nomor pertandingan,” imbuhnya.

Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Tengah menilai POPDA menjadi salah satu ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet pelajar sekaligus melihat potensi atlet yang dapat dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.

Selain perebutan medali, POPDA balap sepeda juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet Jawa Tengah menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2027.

“Performa para atlet yang bertanding menjadi bahan evaluasi bagi pembina dalam melihat perkembangan teknik, daya tahan, hingga konsistensi mereka saat menghadapi persaingan,” ujar Nurohman Bina Prestasi ISSI Jawa Tengah.

Kendal sendiri mengirimkan sembilan atlet dalam POPDA balap sepeda tahun ini. Mereka terdiri dari satu atlet kategori SD, empat atlet SMP, dan empat atlet SMA.

Pengurus ISSI Kendal berharap keikutsertaan atlet lokal dalam ajang tersebut tidak hanya memberikan pengalaman bertanding, tetapi juga mampu memacu pembinaan balap sepeda di daerah.

Persaingan selama tiga hari di berbagai karakter lintasan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet pelajar potensial yang nantinya dapat memperkuat kontingen Jawa Tengah di ajang nasional.

Dengan demikian, POPDA tidak sekadar menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga menjadi tahapan penting dalam menyiapkan regenerasi atlet balap sepeda Jawa Tengah menuju POPNAS 2027.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network