Festival Literasi Kendal Hidupkan Lagi Kecintaan Masyarakat pada Buku

Eddhie Prayitno
Anak-anak  berprestasi di Festival Literasi 2026.  iNews

KENDAL,iNewsPantura.id – Gerakan literasi di Kabupaten Kendal mulai dikembangkan dengan pendekatan yang lebih luas. Tidak hanya mengajak masyarakat membaca buku, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kendal juga menggandeng Pramuka, pelaku UMKM hingga komunitas untuk memperluas budaya literasi.

Upaya tersebut terlihat dalam Festival Literasi yang digelar Sabtu (12/9/2026). Beragam kegiatan dikemas dalam rangkaian acara, mulai dari lomba, bedah buku, gelar wicara, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah hingga kemah literasi.

Plt Kepala Dinarpus Kendal, Muntoha, mengatakan festival menjadi salah satu cara untuk mendekatkan literasi dengan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, budaya membaca perlu terus dibangun agar masyarakat memiliki kecintaan terhadap buku sebagai sumber pengetahuan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin terus mendorong masyarakat agar semakin mencintai buku dan membudayakan kegiatan membaca di tengah-tengah masyarakat,” kata Muntoha.

Meski pelaksanaan Festival Literasi Kendal hampir bersamaan dengan agenda literasi tingkat Provinsi Jawa Tengah, antusiasme masyarakat dinilai tetap tinggi.

Bahkan, kegiatan tersebut membuka peluang kolaborasi dengan pelaku UMKM. Mereka diajak terlibat dalam upaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

“Respon dari masyarakat cukup bagus. Sehingga muncul UMKM yang kami ajak bergandengan bersama-sama bagaimana memberikan literasi di masyarakat, khususnya di Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Penguatan gerakan literasi juga dilakukan melalui pengukuhan Satuan Karya (Saka) Pustaka. Wadah ini disiapkan sebagai sarana kolaborasi Dinarpus dengan Pramuka dalam mengembangkan berbagai kegiatan literasi.

Sekretaris Dinarpus Kendal, Andy Nur Karendra, mengatakan Saka Pustaka beranggotakan sekitar 20 orang yang terdiri atas kepala dinas, sekretaris dan jajaran bidang perpustakaan.

Ke depan, keberadaan Saka Pustaka akan diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan bersama Pramuka.

“Nanti kita berkolaborasi dengan Pramuka untuk kegiatan literasi. Misalnya mengadakan pameran buku, lomba-lomba berhitung, menggambar, menulis, dan terkait dengan literasi lainnya,” jelas Andy.

Menurut Andy, kolaborasi tersebut diharapkan membuat kegiatan literasi lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Festival Literasi Kendal juga menjadi puncak dari sejumlah kegiatan yang telah digelar sebelumnya.

Dinarpus berkolaborasi dengan Kantor Pos menggelar lomba mewarnai kartu pos dan menulis surat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan donor darah, tes kesehatan gratis, bedah buku serta gelar wicara.

Para pemenang berbagai lomba tersebut juga mendapatkan apresiasi dalam malam Festival Literasi.

“Rangkaian tersebut kita mulai pertengahan September. Kita berkolaborasi dengan Kantor Pos, ada lomba mewarnai kartu pos, lomba menulis surat, terus selanjutnya ada kegiatan donor darah, tes kesehatan gratis, bedah buku, dan gelar wicara,” terang Andy.

Tidak berhenti di panggung utama, kegiatan juga diramaikan dengan kemah literasi yang diikuti para penggiat literasi.

“Malam ini tidak hanya yang ada di panggung utama, kita juga ada kemah literasi yang diikuti oleh para penggiat literasi,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa gerakan literasi di Kendal mulai diarahkan tidak sekadar pada aktivitas membaca, tetapi juga menjadi ruang bertemu, belajar, berkreasi dan berkolaborasi bagi masyarakat.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network