PURWOREJO,iNewsPaaantura.id – Sebanyak 35 orang resmi mengemban amanah sebagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kutoarjo. Pelantikan pengurus baru tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo, Minggu (13/9/2026).
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi yang hadir menyaksikan pelantikan berharap kepengurusan baru Fatayat NU mampu menjalankan amanah organisasi sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Dion, keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti Fatayat NU memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah menyukseskan pembangunan. Terlebih, jaringan Fatayat NU menjangkau hingga tingkat desa dan memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Purworejo tidak akan berhasil dalam menjalankan visi misinya tanpa ada dukungan dari masyarakat. Maka dalam hal ini kita membutuhkan koordinasi dan kerja samanya, termasuk dalam hal ini Fatayat, menjadi salah satu mitra pemerintah karena organisasi ini menjangkau sampai tingkat desa,” tuturnya.
Dion menilai kedekatan para pengurus Fatayat NU dengan masyarakat menjadi modal penting untuk memperkuat berbagai program pemerintah. Tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, Fatayat juga dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi mengenai berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah persoalan kesehatan ibu dan anak. Dion mendorong para pengurus Fatayat NU ikut mengambil bagian dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak masa kehamilan.
Edukasi tersebut dinilai penting untuk mencegah stunting sekaligus menekan risiko kematian ibu dan bayi. Menurut Dion, persoalan kesehatan ibu hamil tidak hanya berkaitan dengan layanan medis, tetapi juga kesadaran keluarga dan lingkungan dalam memberikan perhatian selama masa kehamilan.
“Kami meminta bantuan untuk memberikan pemahaman kepada lingkungan tentang kesehatan, terutama stunting dan kematian ibu hamil. Hal itu terjadi karena kesadarannya kurang dalam masa kehamilan,” ujarnya.
Ia berharap para pengurus yang baru dilantik tidak hanya aktif menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat. Dengan jaringan hingga tingkat desa, Fatayat NU dinilai memiliki ruang yang luas untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan secara lebih dekat dan mudah diterima masyarakat.
Dion juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan menyentuh berbagai bidang kehidupan masyarakat.
Dengan kepengurusan baru, Fatayat NU Kutoarjo diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Purworejo pun berharap kolaborasi dengan Fatayat NU dapat menjadi kekuatan bersama dalam menyampaikan edukasi, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung berbagai program pembangunan hingga tingkat desa.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
