YOGYAKARTA,iNewsPantura.id – Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna (PIKTAR) ke-28 Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) resmi dibuka di Stadion Sasana Krida, Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat persaudaraan, sportivitas, dan integrasi antartaruna sebagai calon pemimpin TNI dan Polri.
Upacara pembukaan dipimpin Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI Marsekal Muda TNI Wayan Superman. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan undangan, dengan kehadiran sejumlah pejabat TNI dan Polri.
Di antaranya Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda, Gubernur AAL Laksda TNI Sigit Santoso, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hartono, serta Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo.
Dalam amanat Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha yang dibacakan Wayan Superman, ditegaskan bahwa PIKTAR bukan sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan ini menjadi sarana membangun integrasi dan kemitraan di antara taruna Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Militer (Akmil), dan Akpol.
PIKTAR XXVIII 2026 mengusung tema “Melalui Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, Kita Tumbuhkembangkan Jiwa Semangat Integrasi dan Kemitraan”. Tema tersebut menekankan pentingnya membangun kebersamaan sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Oktober 2026. Ratusan taruna dari empat akademi akan mengikuti pertandingan dalam delapan cabang olahraga. Peserta dibagi menjadi empat kontingen, yakni Gatot Soebroto, Yos Sudarso, Adi Sutjipto, dan R.S. Soekanto.
Selain kompetisi olahraga, agenda PIKTAR juga mencakup seminar mengenai kekuatan dan pertahanan nasional serta pentas seni dan budaya dalam malam akrab. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan kebangsaan, mengembangkan kreativitas, dan mempererat hubungan antartaruna dari lingkungan pendidikan TNI dan Polri.
Dalam amanatnya, Wayan Superman menyampaikan pesan Danjen Akademi TNI agar seluruh penyelenggara menjalankan kegiatan secara jujur, adil, dan profesional tanpa memihak kontingen tertentu.
Aspek keamanan dan keselamatan juga menjadi perhatian utama selama pelaksanaan kegiatan. Seluruh rangkaian acara diminta berlangsung dengan disiplin dan penuh tanggung jawab untuk mencegah kerugian personel maupun materiil.
Kepada para taruna, Danjen Akademi TNI berpesan agar senantiasa menaati peraturan, menjaga disiplin, serta berjuang meraih prestasi dengan mengedepankan kejujuran dan sportivitas. Para peserta juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Pada kesempatan tersebut, Danjen Akademi TNI turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur AAU beserta jajaran atas dukungan dan fasilitas yang diberikan untuk menyukseskan penyelenggaraan PIKTAR XXVIII 2026.
Melalui kegiatan ini, para taruna diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga membangun hubungan yang kuat lintas akademi. Semangat integrasi dan kemitraan tersebut menjadi bekal penting bagi para calon pemimpin TNI dan Polri dalam memperkuat sinergi saat menjalankan tugas negara di masa mendatang.
YOGYAKARTA,iNewsPantura.id – Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna (PIKTAR) ke-28 Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) resmi dibuka di Stadion Sasana Krida, Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat persaudaraan, sportivitas, dan integrasi antartaruna sebagai calon pemimpin TNI dan Polri.
Upacara pembukaan dipimpin Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI Marsekal Muda TNI Wayan Superman. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan undangan, dengan kehadiran sejumlah pejabat TNI dan Polri.
Di antaranya Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda, Gubernur AAL Laksda TNI Sigit Santoso, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hartono, serta Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo.
Dalam amanat Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha yang dibacakan Wayan Superman, ditegaskan bahwa PIKTAR bukan sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan ini menjadi sarana membangun integrasi dan kemitraan di antara taruna Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Militer (Akmil), dan Akpol.
PIKTAR XXVIII 2026 mengusung tema “Melalui Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, Kita Tumbuhkembangkan Jiwa Semangat Integrasi dan Kemitraan”. Tema tersebut menekankan pentingnya membangun kebersamaan sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Oktober 2026. Ratusan taruna dari empat akademi akan mengikuti pertandingan dalam delapan cabang olahraga. Peserta dibagi menjadi empat kontingen, yakni Gatot Soebroto, Yos Sudarso, Adi Sutjipto, dan R.S. Soekanto.
Selain kompetisi olahraga, agenda PIKTAR juga mencakup seminar mengenai kekuatan dan pertahanan nasional serta pentas seni dan budaya dalam malam akrab. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan kebangsaan, mengembangkan kreativitas, dan mempererat hubungan antartaruna dari lingkungan pendidikan TNI dan Polri.
Dalam amanatnya, Wayan Superman menyampaikan pesan Danjen Akademi TNI agar seluruh penyelenggara menjalankan kegiatan secara jujur, adil, dan profesional tanpa memihak kontingen tertentu.
Aspek keamanan dan keselamatan juga menjadi perhatian utama selama pelaksanaan kegiatan. Seluruh rangkaian acara diminta berlangsung dengan disiplin dan penuh tanggung jawab untuk mencegah kerugian personel maupun materiil.
Kepada para taruna, Danjen Akademi TNI berpesan agar senantiasa menaati peraturan, menjaga disiplin, serta berjuang meraih prestasi dengan mengedepankan kejujuran dan sportivitas. Para peserta juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Pada kesempatan tersebut, Danjen Akademi TNI turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur AAU beserta jajaran atas dukungan dan fasilitas yang diberikan untuk menyukseskan penyelenggaraan PIKTAR XXVIII 2026.
Melalui kegiatan ini, para taruna diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga membangun hubungan yang kuat lintas akademi. Semangat integrasi dan kemitraan tersebut menjadi bekal penting bagi para calon pemimpin TNI dan Polri dalam memperkuat sinergi saat menjalankan tugas negara di masa mendatang.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
