Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Dia Sosok CEO Twitter Baru Gantikan Elon Musk
Advertisement . Scroll to see content

Elon Musk Batalkan Pembelian Twitter Senilai Rp655 Triliun

Sabtu, 09 Juli 2022 | 11:33 WIB
  • author Nanang Sulaeman
Elon Musk Batalkan Pembelian Twitter Senilai Rp655 Triliun
Elon Musk (Foto/ist)

WASHINGTON, iNews.id - Sempat mengumumkan akan membeli twitter pada 25 April lalu, kini Elon Musk membatalkan kesepakatan pembelian Twitter, Jumat (8/7/2022). Dia menilai perusahaan raksasa media sosial itu telah melanggar beberapa kesepakatan soal Perjanjian Merger senilai 44 miliar dolar atau sekitar Rp655 triliun tersebut.

Pengacara Musk mengatakan, Twitter gagal atau menolak untuk menanggapi beberapa permintaan informasi tentang akun palsu atau spam yang menjadi kinerja dasar dari bisnis perusahaan.

"Twitter melakukan pelanggaran material terhadap beberapa ketentuan perjanjian, tampaknya telah membuat pernyataan palsu dan menyesatkan yang diharaplan Musk saat masuk pada Perjanjian Merger," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (9/7/2022).

Musk juga mengungkapkan, Twitter telah memecat para pejabat tinggi serta sepertiga dari tim akuisisi bakat. Hal itu melanggar kewajiban perusahaan untuk tetap mempertahankan komponen penting dari organisasi bisnis saat ini.

Bos Twitter Bret Taylor mengatakan dewan direksi berencana mengambil tindakan hukum agar Musk mau kembali ke Perjanjian Merger.

Musk mengumumkan akan membeli Twitter pada 25 April. Sebelum ini, pemilik perusahaan mobil listrik Tesla itu juga sempat menunda pembelian sampai perusahaan memperbaiki soal spam yang menyumbang kurang dari 5 persen pengguna total Twitter.

Sementara itu dalam kontrak kesepakatan, Musk harus membayar 1 miliar dolar AS ke Twitter jika gagal menyelesaikan pembayaran atau dibatalkan oleh regulator. Namun, biaya itu tidak berlaku jika Musk sendiri yang membatalkan pembelian.

Editor: Hadi Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut