Logo Network
Network

Wali Kota Ajak Semua Entitas Jaga Kondusivitas Pemilu 2024

Trias Purwadi
.
Kamis, 01 Februari 2024 | 16:12 WIB
Wali Kota Ajak Semua Entitas Jaga Kondusivitas Pemilu 2024
Ketua FKUB, KH Drs Achmad Marzuki dan Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Doni Prakosa saat menjadi narasumber dalam dialog entitas/kelompok di Rumah Dinas Wali Kota Jl bahagia, Rabu (31/1/2024).

Pekalongan,iNewsPantura.id – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid mengajak semua entitas/kelompok masyarakat menjaga kondusivitas Pemilu 2024.

Hal itu dikatakan Wali Kota dalam Dialog Antar Entitas/Kelompok Menjelang Pelaksanaan Pemilu 2024 yang diselenggarakan Bakesbangpol setempat Rumah Dinas Walikota Pekalongan atau Guest House Jalan Bahagia Kota Pekalongan, Rabu siang (31/1/2024). Dalam acara tersebut, mendatangkan dua narasumber Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Doni Prakoso Widamanto, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan, KH Ahmad Marzuki, para tokoh lintas agama, budayawan, mahasiswa, dan para awak media.

"Intinya menjelang pelaksanaan pemilu 2024 yang tinggal menghitung beberapa hari ini, kita harus senantiasa menjaga kondusivitas wilayah. Oleh karena itu, kita mengadakan forum dialog yang melibatkan hampir semua unsur masyarakat dari FKUB, tokoh lintas agama, budayawan, mahasiswa, dan awak media,"ucap Mas Aaf, sapaan akrabnya.

Menurutnya, dengan diadakan pertemuan dialog antar entitas ini diharapkan semakin menguatkan sinergitas antar kelompok untuk senantiasa berperan mengkondusifkan  wilayah Kota Pekalongan terutama menjelang pelaksanaan pesta demokrasi pada 14 Februari 2024.

"Dari dialog ini, semakin ngademke Kota Pekalongan yang selama ini Alhamdulillah sudah kondusif. Semakin erat sinergitas antar kelompok di tengah masyarakat,"ungkapnya.

Mas Aaf menegaskan, walaupun berbeda pilihan yang terpenting adalah tetap menjaga kondusivitas wilayah. Disamping itu, masyarakat diminta jangan mudah terpengaruh isu atau berita-berita yang belum tahu kebenarannya (hoax) serta narasi-narasi yang berpotensi memecah belah.

"Apakah itu disampaikan di Tahun 2024 maupun di Tahun 2019 pasca pendaftaran peserta pemilu yang dimunculkan lagi dan bisa membuat keresahan di masyarakat. Kita harus bisa menyaring berita-berita itu, benar atau tidaknya. Jangan langsung disebarluaskan berita-berita yang belum benar informasinya,"bebernya.

Sementara itu, Plt Kepala Bakesbangpol Kota Pekalongan, M Taufiqu Rochman menjelaskan, kurang lebih 14 hari lagi, pesta demokrasi pemilu serentak 2024 akan berlangsung di negara kita. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap menjaga kondusivitas wilayah masing-masing agar pelaksanaan pesta demokrasi berjalan dengan baik, luber dan jurdil.

"Dari kegiatan ini, kami mengundang perwakilan FKUB, budayawan, awak media, mahasiswa yang merupakan partner kepanjangan tangan dari Bakesbangpol agar sama-sama berperan menyukseskan pemilu 2024. Pemerintah, jajaran TNI, Polri tidak bisa bekerja sendiri, tanpa adanya dukungan dan peran dari seluruh elemen masyarakat itu sendiri,"papar Taufiq.

Ketua FKUB, KH Achmad Marzuki mengatakan, menjelang pelaksanaan pemilu, polarisasi dan perbedaan pilihan pasti ada.Kini muncul berita-berita hoax yang disampaikan melalui media sosial. Karena itu, masyarakat harus hati-hati dan pandai memilah berita-berita yang  muncul di media sosial. ’’Kita harus tetap rukun danmenjaga persatuan meski pilihan berbeda,’’ katanya.

Untuk tetap menjaga kerukunan, maka ada 4 pilar yang harus dipegang teguh oleh masyarakat yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, dan NKRI.***

Editor : Trias Purwadi

Follow Berita iNews Pantura di Google News

Bagikan Artikel Ini