Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Desa Gandu Akhirnya Padam Setelah Seminggu
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Masih Berlanjut, Warga Mengungsi Kekurangan Peralatan

Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:58 WIB
  • author Herry Purnomo
Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Masih Berlanjut, Warga Mengungsi Kekurangan Peralatan
Warga ditempat pengungsian di balai desa Gandu Blora, Selasa (19/8). Foto : inewsPantura.id / Herri P

BLORA, inewsPantura.id – Hingga pagi ini, kebakaran yang bersumber dari sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, masih belum padam. 

Insiden ini memasuki hari ketiga, dan tim pemadam kebakaran dengan empat alat berat telah mulai beraktivitas mengumpulkan tanah urug untuk menutup titik api.

Di tempat pengungsian yang disediakan di Balai Desa Ganda, warga yang terdampak merasa lebih nyaman dibandingkan saat berada di rumah masing-masing. Namun, beberapa dari mereka mengeluhkan kekurangan peralatan mandi dan kebutuhan dasar lainnya.

Suyarmi, salah satu warga pengungsi, mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya. “Kami merasa nyaman di pengungsian ini. Untuk makan sudah cukup, namun untuk perlengkapan mandi masih minim. Saya masih trauma mendengar suara ledakan keras sebelum kebakaran terjadi,” ujarnya. Suyarmi juga menyaksikan secara langsung saat korban disambar api.

Selain itu, Lutfi Fitriyanti, seorang siswa kelas lima, juga ikut mengungsi bersama neneknya. Ia mengaku tidak masuk sekolah selama tiga hari setelah kejadian tersebut, dan merindukan rutinitas belajar di kelas.

"Sudah tiga hari gak masuk sekolah. orang tua saya kerja, saya disini bersama nenek", kata siswa SD kelas V di SD Negeri Gandu.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi pihak berwenang dan masyarakat, yang berharap kebakaran segera padam dan warga dapat kembali ke rumah mereka dengan aman.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut