Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bayi Perempuan Ditemukan di Depan Rumah Warga Karangampel Polisi Lakukan Penyelidikan
Advertisement . Scroll to see content

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas Terbungkus Handuk di Kebun Pisang di Desa Karangbener Kudus

Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:55 WIB
  • author Nur Choiruddin
Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas Terbungkus Handuk di Kebun Pisang di Desa Karangbener Kudus
Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas Terbungkus Handuk di Kebun Pisang di Desa Karangbener Kudus. Foto : iNewsPantura.id/ Nur Ch

KUDUS, iNewsPantura.id  – Warga Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di pekarangan belakang rumah warga, Minggu (19/10/2025) pagi. Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, hanya terbungkus sehelai handuk dan masih terlilit tali pusar.

Penemuan bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ismahmud Yunus sekitar pukul 08.30 WIB. Awalnya, ia mengira benda yang tergeletak di bawah pohon pisang itu hanyalah handuk miliknya yang tertiup angin.

“Pas saya dekati kok seperti ada bentuk tubuh. Setelah saya buka ternyata benar, di dalam handuk itu ada bayi,” kata Ismahmud saat ditemui di lokasi.

Warga yang panik kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian. Tak lama, petugas dari Polsek Bae tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Bae, IPTU Madiyono, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis sementara, bayi laki-laki itu diperkirakan telah meninggal dunia sekitar enam hingga tujuh jam sebelum ditemukan warga.

“Saat ditemukan, kondisi bayi masih terlilit tali pusar dan dalam posisi tertelungkup. Diduga bayi tersebut baru dilahirkan,” jelasnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi tersebut. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga sekitar yang tinggal di dekat lokasi kejadian.

“Kasus ini masih kami dalami untuk mencari tahu siapa orang tua dan pelaku pembuangan bayi itu,” tambah IPTU Madiyono.

Peristiwa tersebut sempat membuat geger warga sekitar karena lokasi penemuan berada tidak jauh dari permukiman penduduk.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut