Edukasi Hidup Bersih, Dapur SPPG di Blora Bagikan CSR Tempat Sampah
BLORA, iNewsPantura.id– Untuk pertama kalinya di Kabupaten Blora, sebuah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada sekolah penerima manfaat.
CSR tersebut berupa bantuan tempat sampah yang bertujuan mengedukasi anak-anak agar terbiasa menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Penyerahan CSR dilakukan di PAUD Bina Putra Kedung Lusi, Desa Termulus, Kecamatan Randublatung, dan dihadiri langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman bersama rombongan.
Kedatangan Bupati disambut ceria oleh anak-anak PAUD, dengan membawa bendera merah putih kecil.
Bupati Arief Rohman mengaku baru pertama kali menghadiri penyerahan CSR yang berasal dari dapur SPPG.
Ia mengapresiasi langkah mitra SPPG yang menunjukkan kepedulian sosial kepada lingkungan sekitar.
“Ini perdana saya menghadiri penyerahan CSR dari dapur SPPG. Harapannya, langkah baik ini bisa dicontoh oleh dapur-dapur SPPG lainnya yang ada di Blora,” ujar Arief Rohman, Sabtu (31/1/2026).
Saat ini, lanjut Arief, jumlah dapur SPPG di Kabupaten Blora mencapai 72 dapur, sehingga potensi kontribusi sosialnya sangat besar apabila seluruhnya terlibat aktif dalam kegiatan CSR.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berdialog dengan pihak sekolah dan melakukan testimoni terkait menu makanan bergizi yang disajikan oleh Dapur SPPG Pilang 001 kepada para siswa penerima manfaat.
Sementara itu, Artika Dianita, selaku Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Blora, mendorong agar dapur-dapur SPPG lainnya turut melakukan hal serupa.
Ia menilai, sebagian hasil dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima mitra dapat dibagikan kembali kepada lingkungan sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kami berharap dapur SPPG di Blora bisa ikut berbagi kepada masyarakat sekitar, sehingga keberadaan SPPG benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Artika.
Di sisi lain, Khusnul Khotimah, mitra SPPG Grand Shapire Pilang 001, menjelaskan bahwa sejak mulai beroperasi pada September 2025, pihaknya telah menyalurkan CSR sebanyak dua kali.
“CSR pertama berupa wastafel atau tempat cuci tangan, dan yang kedua saat ini berupa tempat sampah sebanyak 24 unit, sesuai dengan jumlah sekolah penerima manfaat dari dapur kami,” ungkap Khusnul.
Ia menambahkan, bantuan tersebut bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada para siswa, seperti mencuci tangan sebelum makan dan membuang sampah pada tempatnya demi menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
"CSR ini kami sesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Misalnya nanti ada yang request sekolah kekurangan apa, bisa dikomunikasikan," pungkasnya.
Editor : Suryo Sukarno