TKA SMP Serentak di Kudus Dimulai: 7.795 Siswa Bersaing Ukur Kemampuan Akademik
Ia menjelaskan, TKA menjadi penting karena dapat menjadi salah satu syarat dalam mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di jenjang berikutnya, khususnya sebagai pendamping nilai bagi siswa yang menempuh jalur prestasi.
Untuk mendukung kelancaran, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penguatan jaringan internet dengan penambahan bandwidth hingga antisipasi gangguan listrik. Selain itu, siswa juga dibekali latihan melalui tryout yang diselenggarakan oleh sekolah, Dinas, serta lembaga bimbingan belajar.
“Latihan sudah tiga kali, dari Dinas satu kali, kemudian dari Ganesha Operation dan Airlangga. Ini menjadi bekal bagi siswa,” tambahnya.
Materi yang diujikan dalam TKA meliputi penguatan literasi dan numerasi, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Untuk menjaga integritas ujian, pelaksanaan diawasi secara silang dengan melibatkan pengawas dari SMP lain, serta menggunakan sistem berbasis pusat dengan login dan password per siswa.
Sementara itu, di tingkat kabupaten, Dinas Pendidikan mencatat sebanyak 7.795 siswa dari 54 SMP, baik negeri maupun swasta, mengikuti TKA perdana tahun ini. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, menyebut seluruh sekolah berpartisipasi tanpa terkecuali.
Editor: Eddie Prayitno