Diduga Ditelantarkan Oknum TNI, Perempuan Muda di Purbalingga Cari Keadilan
BANYUMAS, iNewsPantura.id - Serliana Cahya Ningrum (22), warga Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, mendatangi Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto.
Kedatangannya bertujuan untuk memohon pendampingan serta perlindungan hukum atas kasus dugaan penelantaran dan kekerasan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota TNI berpangkat Pratu dengan inisial P.
Serliana mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Pratu P sudah terjalin sejak tiga tahun lalu. Namun, sejak dirinya hamil hingga melahirkan, oknum tersebut dinilai tidak memiliki itikad baik untuk bertanggung jawab dan justru terkesan menghindar.
“Saya dihamili oleh seorang anggota TNI berpangkat pratu. Setelah dia menghamili saya, dia tidak ada itikad untuk bertanggung jawab, melarikan diri, dan tidak ada tanggung jawab terhadap anaknya. Jadi saya menuntut hak untuk anak saya,” ujar Serliana di hadapan pendamping hukum.
Bertahan di Tengah Tekanan dan Ancaman Meski Pratu P diketahui masih berstatus lajang, Serliana merasa status tersebut justru dijadikan tameng untuk lari dari tanggung jawab terhadap darah dagingnya sendiri. Saat ini, Serliana harus berjuang mengasuh bayinya sendirian dengan keterbatasan ekonomi dan hanya mengandalkan bantuan orang tuanya.
“Saya menghidupi bayi saya dari orang tua saya. Kebetulan orang tua saya mau membantu,” katanya.
Editor : Eddie Prayitno