get app
inews
Aa Text
Read Next : Gotong Royong Bersama Warga, Polisi Evakuasi Material Longsor di Desa Cilongok

Diduga Ditelantarkan Oknum TNI, Perempuan Muda di Purbalingga Cari Keadilan

Selasa, 14 April 2026 | 16:18 WIB
header img
Serliana menunjukan dokumen kuasanya, didampingi Advokat Djoko Susanto, di Klinik Hukum. Saladin ayyubi/ iNews

Kondisi Serliana kian memprihatinkan karena selama masa kehamilan, ia mengaku kerap mendapat tekanan psikis dan ancaman. Ia dipaksa untuk menutupi kehamilannya dari pihak keluarga maupun lingkungan sosial.

“Saya sering diancem selama saya hamil. Saya disuruh sembunyi dari keluarga, dari siapapun itu,” ucapnya.

Dugaan Kekerasan Fisik di Hotel Tak hanya tekanan mental, Serliana membeberkan bahwa dirinya pernah mengalami kekerasan fisik saat mencoba meminta pertanggungjawaban. Insiden yang disebut terjadi di sebuah hotel itu melibatkan tindakan fisik yang kasar.

“Kekerasannya fisik, saya pernah didorong, dipukul, bahkan ditendang,” ungkap Serliana.

Rangkaian intimidasi tersebut sempat mengganggu kesehatan kehamilannya. Beruntung, ia berhasil melewati masa sulit tersebut dan melahirkan pada 1 Februari 2026. Meski kini ia dan sang bayi dalam keadaan sehat secara fisik, trauma mendalam masih menghantuinya.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut