get app
inews
Aa Text
Read Next : Akhiri Misteri Mayat di Hutan Darupono, Keluarga Pastikan Identitas Korban

Mayat Perempuan Mengambang di Kali Mati Weleri, Polisi Ungkap Penyebabnya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:06 WIB
header img
Proses evakuasi korban yang hanyut di Sungai Bulanan Weleri. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id — Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di aliran Sungai Bulanan atau Kali Mati, yang masuk wilayah Desa Nawangsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jumat (1/5/2026) malam. Korban diketahui bernama Jumiatun, warga Gang Buntu Lama, Desa Weleri, yang juga berdomisili di Desa Nawangsari.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga yang tengah memancing di bantaran sungai. Kapolsek Weleri, Yulianto, menjelaskan bahwa sekitar pukul 17.30 WIB, saksi bernama Rojiun dan Hadi melihat sesosok tubuh dalam posisi tengkurap mengapung di tengah aliran sungai.

“Kedua saksi saat itu sedang memancing, kemudian melihat ada tubuh manusia dalam posisi terlungkup di tengah sungai. Mereka langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Weleri,” ujar AKP Yulianto.

Mendapat laporan tersebut, petugas piket Polsek Weleri bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung cukup hati-hati mengingat kondisi arus sungai dan posisi korban berada di tengah aliran.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam Kendal untuk dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga terjatuh saat berada di kamar mandi rumahnya. Kondisi kamar mandi yang berada di bantaran sungai dilaporkan sudah mengalami longsor dan tidak dilengkapi pagar pengaman, sehingga berpotensi membahayakan.

“Diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai dari kamar mandi yang posisinya berada di tepi aliran Kali Mati dan dalam kondisi tidak aman,” tambahnya.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama pada bagian bangunan yang rawan longsor atau tidak memiliki pengaman memadai.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut