Pencarian Tiga Hari Jenazah Kasdi Ditemukan Tersangkut di Sungai Bodri
KENDAL,iNewsPantura.id – Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, Kasdi, warga Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga hanyut di Sungai Bodri akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (12/5/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB di aliran Sungai Bodri wilayah Desa Magersari, Kecamatan Patebon. Lokasi penemuan berjarak sekitar satu kilometer dari titik awal korban diduga tenggelam.
Kapolsek Patebon, AKP Rozikin, mengatakan jasad korban ditemukan tersangkut di bangunan pemecah arus sungai dalam kondisi masih mengenakan pakaian lengkap.
“Korban ditemukan tersangkut pemecah arus di Sungai Bodri. Posisi korban berada sekitar satu kilometer dari lokasi awal diduga hanyut,” ungkapnya.
Proses evakuasi dilakukan petugas gabungan bersama warga secara hati-hati lantaran tubuh korban tersangkut di bangunan pemecah arus sungai.
Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. H. Soewondo Kendal untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Sebelumnya, Kasdi dilaporkan hilang sejak Minggu (10/5/2026). Korban diketahui pergi ke kebun miliknya yang berada di pinggir Sungai Bodri, namun hingga malam hari tidak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga kemudian melakukan pencarian di area kebun dan menyusuri pinggiran sungai, tetapi korban tidak ditemukan. Warga pun menduga korban hanyut terbawa arus Sungai Bodri.
Pencarian terus dilakukan selama tiga hari oleh petugas gabungan bersama warga sekitar hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Editor : Eddie Prayitno