Peternak Kendal Bangga, Sapi Kurban Presiden Prabowo Dipelihara dengan Rempah-rempah
KENDAL,iNewsPantura.id - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, peternak sapi asal Desa Margosari Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, Nur Kozin, merasakan berkah besar. Selain puluhan sapi dagangannya laris terjual, salah satu sapi terbaik miliknya dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
Sapi jenis Simmental jantan berbobot 1,1 ton bernama Gemoy itu dibeli dengan harga mencapai Rp122 juta. Hewan kurban tersebut menjadi perhatian karena ukuran tubuhnya yang besar serta perawatan khusus yang dilakukan pemiliknya.
Nur Kozin mengaku telah memelihara sapi tersebut sejak masih kecil setelah membelinya dari peternak di Yogyakarta beberapa tahun lalu. Karena pertumbuhannya dinilai lebih cepat dibanding sapi lain, Gemoy kemudian mendapatkan perhatian khusus.
Setiap hari, sapi tersebut dimandikan dua kali pada pagi dan sore hari. Selain menjaga kebersihan kandang, Nur Kozin juga memberikan pakan pilihan berupa rumput gajahan yang dicampur rempah-rempah tradisional.
Campuran rempah seperti temulawak, jahe, kunyit, dan gula jawa dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh sapi sekaligus membantu pertumbuhan bobot badan.
“Perawatannya memang berbeda dengan sapi lainnya. Ada tambahan rempah-rempah supaya sehat dan cepat besar,” ujar Nur Kozin.
Kini, di usia empat tahun, bobot sapi Gemoy mencapai 1,1 ton dan dinilai memenuhi kriteria sebagai hewan kurban presiden. Bagi Nur Kozin, terpilihnya sapi miliknya menjadi hewan kurban Presiden Prabowo merupakan pengalaman yang sangat membanggakan.
Ia mengaku selama sekitar 10 tahun menjadi peternak, baru kali ini ada presiden yang membeli sapi langsung dari kandangnya.
Tak hanya Gemoy, menjelang Iduladha tahun ini kandang milik Nur Kozin juga dipenuhi aktivitas transaksi penjualan sapi kurban. Sedikitnya 30 hingga 40 ekor sapi berhasil terjual dengan harga antara Rp21 juta hingga Rp25 juta per ekor.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menjelaskan proses seleksi hewan kurban presiden dilakukan secara ketat mulai tingkat kabupaten hingga pusat.
Menurutnya, sapi yang dipilih harus berasal dari peternak lokal, sehat, serta memiliki bobot dan kondisi fisik yang sesuai ketentuan.
Setelah melakukan penelusuran di sejumlah peternakan, tim akhirnya memilih sapi milik Nur Kozin karena dinilai paling memenuhi kriteria.
Rencananya, sapi kurban Presiden Prabowo tersebut akan disembelih di Masjid Al-Hidayah Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, saat Hari Raya Iduladha nanti.
Editor : Eddie Prayitno